Welcome Guys

Pengikut

Diberdayakan oleh Blogger.
Tampilkan postingan dengan label Kebesaran Allah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kebesaran Allah. Tampilkan semua postingan

Kalimat Dahsyat

Written By Ella on Minggu, 20 November 2011 | 16.21




 


 


Di antara bangsa-bangsa manusia, tidak
ada bangsa yang sekuat ya'juj ma'juj, sekejam ya'juj ma'juj, dan
sebanyak ya'juj ma'juj. Namun tidak disangka, bahwa kelak yang
membebaskan mereka dari tembok kokoh dzilqarnain adalah kalimat 'Insya
Allah'.





Nabi Sulaiman a.s. lupa
mengatakan "Insya Allah" saat mengatakan, "Malam ini aku akan
menyetubuhi 60 atau 70 istriku sehingga mereka hamil. Lalu, setiap
istriku melahirkan seorang anak lelaki yang akan menjadi mujahid
penunggang kuda fisabilillah." maka ia pun gagal memiliki anak (Kisah
Nabi Sulaiman ini terabadikan dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim)





Ketika malam itu beliau
memang menyetubuhi 60 atau 70 istrinya, tetapi yang hamil hanya salah
satu diantara istrinya. Bahkan anak yang dilahirkannya pun dalam keadaan
tidak sempurna fisiknya. Dalam hal ini Rasulullah saw bersabda : "Kalau
saja Nabi Sulaiman as mengucapkan insya Allah, niscaya mereka akan
berjihad di jalan Allah sebagai penunggang kuda semuanya." (HR Bukhari
dan Muslim)}





Nabi Muhammad 'alaihi
sholawat wassalam pernah ditanya oleh An-Nadhar bin Al-Harits dan `Uqbah
bin Ani Mu'ith sebagai utusan kaum kafir Quraisy. Pertanyaan yang
diajukan oleh kedua orang ini adalah : Bagaimana kisah Ashabul Kahfi ?,
Bagaimana kisah Dzul Qarnain ?, dan Apa yang dimaksud dengan Ruh?.





Rasulullah saw bersabda
kepada dua orang itu "besok akan saya ceritakan dan saya jawab.". Akan
tetapi Rasulullah saw lupa mengucapkan "Insya Allah". Akibatnya wahyu
yang datang setiap kali beliau menghadapi masalah pasti terputus selama
15 hari.





Sedangkan orang Quraisy
setiap hari selalu menagih janji kepada Rasulullah saw dan berkata "Mana
ceritanya? besok..besok..besok..". ketika itu Rasulullah saw sangat
bersedih. Akhirnya Allah menurunkan wahyu surat Al-Kahfi yang berisi
jawaban kedua pertanyaan pertama, pertanyaan ketiga berada dalam surat
Al-Israa ayat 85.





Allah berfirman pada akhir surat Al-Kahfii :


"Janganlah
kamu sekali-kali mengatakan, 'Sesungguhnya saya akan melakukan hal ini
besok,' kecuali dengan mengatakan Insya Allah." (QS Al-Kahfi :23-24)





Sebuah kalimat yang sering
kita sepelekan dan kita salah artikan tetapi orang yang paling mulia
disisiNya, yang telah diampuni dosanya baik yang telah lalu dan yang
akan datang pun ditegur oleh Allah swt karena lupa mengucapkan Insyaa
Allah. Ada rahasia besar apa dibalik kalimat Insya Allah ?





Perhatikan petikan ayat
diatas, di ayat tersebut Allah memerintahkan manusia ketika semua
rencana sudah matang dan pasti janganlah mengatakan “Sesungguhnya aku
akan mengerjakan besok” tetapi harus diikuti dengan ucapan Insya Allah.





Sebab ucapan “Sesungguhnya
aku akan mengerjakan besok” adalah sebuah UCAPAN KEPASTIAN, keyakinan
diri jika hal itu benar benar akan dilakukannya, BUKAN KERAGU-RAGUAN.





Benar,..............Insya
Allah adalah penegas ucapan kepastian dan keyakinan. Bukan
keragu-raguan. Dari situlah tubuh kita mengeluarkan semacam kekuatan dan
kepasrahan total yang tidak kita sadari sebagai syarat utama
tercapainya sebuah keberhasilan.



Manusia hanya berencana dan berikhtiar, Allah yang menentukan
hasilnya. Manusia terlalu lemah untuk mengucapkan ‘pasti’, karena Allah
sebagai sang pemilik tubuh ini dapat berkehendak lain.



Ingat baik baik !!!Jika kalian tidak yakin atau tidak dapat
memastikan sebuah rencana, maka jangan pernah mengatakan Insya Allah,
cukup katakan saja “Maaf, saya tidak bisa” atau “Maaf, saya tidak dapat
menghadiri…”. (begitulah cara Allah membentuk mental tangguh generasi
Pilih tanding)





Tetapi Bila pembaca
situslakalaka yakin bisa melakukan rencana itu, maka katakanlah “Insya
Allah”, niscaya kalian akan melihat sebuah ketentuan Allah sesuai dengan
apa yang telah dijanjikan oleh-Nya.





"Mereka (Ya'juj &
Ma'juj) berusaha untuk keluar dengan berbagai cara, hingga sampai saat
matahari akan terbenam mereka telah dapat membuat sebuah lobang kecil
untuk keluar. Lalu pemimpinnya berkata,'Besok kita lanjutkan kembali
pekerjaan kita dan besok kita pasti bisa keluar dari sini." Namun
keesokkan harinya lubang kecil itu sudah tertutup kembali seperti sedia
kala atas kehendak Allah. Mereka pun bingung tetapi mereka bekerja
kembali untuk membuat lubang untuk keluar. Demikian kejadian tersebuat
terjadi berulang-ulang. Hingga kelak menjelang Kiamat, di akhir sore
setelah membuat lubang kecil pemimpin mereka tanpa sengaja berkata, “Insya Allah, Besok kita lanjutkan kembali pekerjaan kita dan besok kita bisa keluar dari sini.”
Maka keesokan paginya lubang kecil itu ternyata masih tetap ada,
kemudian terbukalah dinding tersebut sekaligus kegaibannya dari
penglihatan masyarakat luar sebelumnya. Dan Kaum Ya’juj dan Ma’juj yang
selama ribuan tahun terkurung telah berkembang pesat jumlahnya akan
turun bagaikan air bah memuaskan nafsu makan dan minumnya di segala
tempat yang dapat mereka jangkau di bumi.
"




Jika kaum perusak sekelas ya'juj dan ma'juj saja bisa berhasil meskipun tanpa sengaja
mengucapkan Insya Allah, bagaimanakah halnya dengan kita umat islam ?
apalagi jika disertai dengan kesadaran dan penuh kepastian
mengucapkannya ?? Yakinlah.......Janji Allah swt selalu benar, Dia lah
sebaik baik penepat Janji.
16.21 | 0 komentar | Read More

Astronot India Kembali Membuktikan Kebenaran Ucapan Neil Armstrong Tentang KOTA BERCAHAYA

Written By Ella on Jumat, 18 November 2011 | 14.35




 


Sebuah pesan pendek tersebar tentang kabar masuk Islamnya Sunita Williams, astronot wanita India pertama yang pergi ke bulan pada 2 Juli 2007 lalu.





Berita
menghebohkan ini bukanlah yang pertama, sebelumnya astronot asal
Amerika Serikat Neil Armstrong juga menyatakan dirinya masuk Islam
sekembali dari bulan. Apakah ini berita bohong? Yang jelas pihak NON
MUSLIM sangat tidak suka dengan pemberitaan ini. Lalu disebarlah kabar,
bahwa ini berita bohong.




Perlu
diketahui, Sunita Williams adalah seorang astronot kelahiran Ohio 19
September 1965 dari orang tua berketurunan India-Slovenia. Menikah
dengan Michael J. William, seorang Polisi Federal di Oregon, USA.
Sebagai astronot pertama India, dia memegang rekor perjalanan luar
angkasa untuk wanita: berada diluar angkasa terlama (195 hari), dan
berjalan diluar angkasa (29 jam, 17 menit).





Dalam
perjalanannya ke bulan, Sunita William melihat fenomena yang aneh saat
pandangannya menuju ke bumi. Ketika bagian bumi lainnya nampak gelap,
ternyata ada sebagian kecil bumi yang nampak terang yaitu MAKKAH dan MADINAH.


 





Sunita mengatakan, dari atas seluruh
permukaan bumi diselimuti kegelapan, namun betapa terkejutnya ketika
dengan bantuan teleskop, ada dua tempat yang sangat berbeda, yaitu
Makkah dan Madinah. Kedua tempat itu nampak terang dibandingkan dengan
tempat-tempat lainnya dibelahan bumi. Masya Allah, Laa Quwwata Illa
Billaah.





Selain
itu, fenomena lain yang ditangkapnya adalah saat gelombang suara dari
bumi tidak mampu merambah luar angkasa, dia ternyata bisa menangkap
suara Adzan. Apakah ini suatu keanehan, atau merupakan suatu jalan dari
Allah untuk menunjukkan sisi-sisi kebenaran kepada sang Astronout?
Dikabarkan setelah peristiwa ini, Sunita Williams memeluk agama Islam.





Puluhan
tahun yang lampau, tepatnya tahun 1870, Neil Amstrong pernah mengalami
hal serupa saat mendaratkan kakinya di bulan. Dikabarkan saat itu dia
mendengar sebuah suara yang dikemudian hari ia mengenalinya sebagai
SUARA ADZAN





Tepatnya
saat Neil diundang seminar di Universitas Kairo, Mesir. Di saat dia
menyampaikan makalahnya, saat adzan berkumandang menunjukkan waktu
shalat, moderator menghentikan presentasinya untuk mendengarkan adzan.
Dan Neil berseru, “Ini dia suara yang pertama kali aku dengar saat
mendarat di bulan.”





Setelah
itu, Neil Amstrong menemui salah satu profesor di universitas itu. Dia
ingin tahu banyak tentang Islam. Dan tidak lama setelah itu, dia pun
menjadi muallaf. Pemberitaan masuk Islamnya Neil Armstrong dan Sunita William belakangan menjadi polemik di masyarakat.





Tetapi
bagi kita umat muslim, tidak perlu seorang Neil Armstrong untuk
meyakinkan diri kita bahwa agama Islam adalah benar. Jika kita yakin
berada di agama yang lurus, maka yakinlah bahwa hal itu benar. Kita
tidak perlu menggunakan nama besar Neil Armstrong untuk membenarkan
agama kita. Percayalah, nama MUHAMMAD SAW sudah cukup besar buat
kita dan dunia. Terlepas benar atau tidaknya Sunita William atau Neil
Armstrong masuk Islam sepulang dari bulan, kita berharap Allah Swt
memberi hidayah kepadanya.





Bagaimanapun
juga para missionaris (NON MUSLIM) sangat tidak suka dengan pemberitaan
ini. Padahal jika Allah menghendaki, ihwal terdengarnya suara azan di
bulan, bukanlah suatu hil yang mustahal ataupun hal yang mustahil. Bisa
saja terjadi. Dan Media Barat selamanya tidak akan pernah memberitakan
hal-hal yang dianggap bisa "MENGGUNCANGKAN UMATNYA", bukan hanya di AS,
tapi juga seluruh dunia.




Dan
sekali lagi sejarah membuktikan bahwa sekalipun Islam dituduh sebagai
"agama orang bodoh", "agama kampungan", "agama rendahan", "agama orang
miskin", atau apapun tuduhannya, tetap saja orang yang berbondong2
mengikutinya rata rata berasal dari orang2 cerdas, orang yang tidak
sekedar BERAKAL tetapi juga MEMPERGUNAKAN AKALNYA. Subhanallah, walhamdu
lillah, wa la ilaha illallah,  Wallahu akbar.
14.35 | 0 komentar | Read More

Ternyata Madu Asli Berubah Jadi Sarang Lebah Bila Dicelup Ke Air

Written By Ella on Selasa, 26 Juli 2011 | 19.27

Fenomena alam yang satu ini mungkin bagian dari kekuasaan Sang Pencipta. Madu jika dimasukkan ke dalam air akan menjadi sarang lebah.


Hal ini dibuktikan Dedi Ahmadi, seorang pengusaha madu di Depok, Jawa Barat. Awalnya Dedi ingin membuktikan kebenaran cara membuktikan madu asli yang dia baca di internet.


Saat dimasukkan ke dalam air, kemudian digoyang-goyangkan selama 30 detik, madu dan air itu justru membentuk formasi sarang lebah.
 
 


“Kami hanya ingin mengetahui apakah madu ini asli. Berdasarkan referensi yang saya baca dari internet dengan dimasukkan ke dalam air kemudian digoyang-goyang selama 30 detik. Ternyata setelah itu timbul formasi sarang lebah. Subhanallah,” ungkap Dedi kepada okezone, Rabu (17/3/2010).


Pria yang mengaku baru menggeluti usaha jual-beli madu setahun lalu itu mengaku takjub dengan penelitiannya. Meski demikian tak selalu cara itu dapat membuktikan keaslian sebuah madu. Menurutnya ada beberapa cara lain untuk membuktikannya.


“Yang jelas kalau madu palsu akan berpendar tidak akan mengendap ke bawah. Kemudian madu asli kalau dimasukkan ke dalam air akan solid,” jelasnya.


Dedi sendiri belum berencana mengembangkan penelitiannya secara ilmiah. Namun sarang lebah buatan dari air dan madu, menurutnya, merupakan pembuktian kebesaran Allah. “Subhanallah. Sarang lebah itu kebesaran Allah,” ucapnya.
19.27 | 0 komentar | Read More

Kitab Yang Mengaku Asli Dari Allah Swt Haruslah Memenuhi Syarat Ini

Sebuah Kitab yang mengaku Asli dari ALLAH SWT, haruslah berani dihadapkan dengan segala macam persoalan, disegala zaman, dari segala segi, segala sisi, dari sudut manapun.
Dari segi Sastra, matematika, astronomi, sains, tata negara, muamalat, ekonomi, Kode-kode angka, jumlah surah, jumlah ayat, jumlah kalimat, jumlah huruf, segala ilmu, segala abad, sejak penciptaan alam semesta, masa lalu, masa kini, masa depan, hingga masa kiamat & kehidupan setelah kiamat sekalipun


Dan zaman ini ialah zaman ilmu pengetahuan, apakah Qur'an dapat mengikuti perkembangan zaman???


Ilmu pengetahuan modern baru baru ini membuktikan bahwa air meliputi 71,111% wilayah bumi, dan selebihnya daratan menutupi 28,8889%.


Dalam Qur'an disebutkan kata "DARAT" sebanyak 13 ayat, dan kata "LAUT" ialah 32 ayat. Mari kita perhatikan baik baik:


Darat =13 ayat
Laut = 32 ayat
Jumlah = 45 ayat


Prosentase DARAT = 13/45 = 28.888888889%
Prosentase LAUT = 32/45 = 71.111111111%


Jadi
Pendapat Qur'an, Darat = 28.889%, Laut=71.111%
Bukti Ilmiah Nyata, Darat=28.889%, Laut=71.111%


Maka mengapa mereka tak juga beriman? Mengapa mereka masih memfitnah Rasulullah Muhammad SAW yang mengarang Qur'anul Kariim ini??? Darimana Nabi Muhammad saw tahu semuanya itu ?Apakah mereka tidak memperhatikan?


Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al Quran? Kalau kiranya Al Quran itu bukan dari sisi Allah, tentulah mereka mendapat pertentangan yang banyak di dalamnya. (QS. 4 An-Nisaa':82)


Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda Kami di segala wilayah bumi dan pada diri mereka sendiri, hingga jelas bagi mereka bahwa Al Quran itu adalah benar. Tiadakah cukup bahwa sesungguhnya Tuhanmu menjadi saksi atas segala sesuatu? (Qs. 41 Fushshilat:53).


Sekarang, mari kita lihat lagi mukjizat lainnya tentang angka.


SHALAT, disebutkan 5 x
BULAN, disebutkan 12 x
HARI, disebutkan 365 x
Apakah ini kebetulan?


Lalu Bagaimana dengan keseimbangan jumlah kata dibawah ini:
1. Dunia disebutkan 115 kali >< Akhirat disebutkan 115 kali.
2. Malaikat 88 kali >< syaitan 88 kali.
3. Kehidupan 145 kali >< kematian 145 kali.
4. Baik/manfaat 50 kali >< Jahat 50 kali.
5. Orang2 50 kali >< Nabi 50 kali.
. Musibah (bencana) 75 kali >< Syukur 75 kali.
7. Lidah 25 kali, khotbah 25 kali.
8. Harapan 8 kali >< Ketakutan/kecemasan 8 kali.
9. Penderitaan 114 kali >< Kesabaran 114 kali.
10. Laki2 24 kali >< Wanita 24 kali.


Dan masih banyak keajaiban keajaiban Al Quran yang berkaitan dengan keseimbangan kata didalamnya. Apakah ini kebetulan pula ? Apakah ini karangan dari Rasullullah Muhammad SAW yang notabene tak dapat menulis ? dari zaman 1400 tahun lalu?


Sungguh ini hanya dapat dipahami oleh orang yang bukan cuma BERAKAL, tetapi juga mempergunakan akalnya itu.
19.24 | 0 komentar | Read More

Kebohongan Pelaku PACARAN (Khalwat) Terbongkar Oleh Riset Ilmiah

Written By Ella on Minggu, 03 Juli 2011 | 20.37

Perintah untuk tidak berkhalwat (berdua-duaan) antara seorang pria dan wanita yang bukan mahram selama ini dipatuhi seorang mukmin sebagai ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya. Tapi, jarang dari kita yang mengetahui alasan ilmiah di balik perintah itu.
 
Kenapa hal tersebut dilarang dan dianggap berbahaya oleh syariat Islam? Bagian tubuh kita yang mana yang ternyata berpengaruh terhadap kondisi berdua duaan tersebut?


Baru-baru ini, sebuah riset ilmiah membuktikan sendiri tentang bahaya berdua duaan.


Para peneliti di Universitas Valencia menegaskan bahwa seorang laki laki yang berduaan dengan seorang wanita menjadi pemicu utama naiknya sekresi hormon kortisol.


Kortisol adalah hormon yang bertanggung jawab terjadinya tegangan dalam tubuh. Meskipun subjek penelitian (seorang laki laki) yang diuji coba hanya dengan mengkhayalkan tentang seorang wanita dalam sebuah simulasi penelitian. Namun hal tersebut tidak mampu mencegah tubuh dari mengeluarkan hormon tersebut.


"Cukup anda duduk selama lima menit dengan seorang wanita. Dan anda akan membuktikan jika peningkatan hormon anda dalam proporsi tinggi betul betul nyata," inilah temuan studi ilmiah baru-baru ini yang dimuat pada Daily Telegraph!


Para ilmuwan mengatakan bahwa hormon kortisol sangat penting bagi tubuh dan berguna untuk kinerja tubuh tetapi dengan syarat mampu meningkatkan proporsi yang rendah, namun jika meningkatnya hormon dalam tubuh dan berulang terus proses tersebut, maka yang demikian dapat menyebabkan meningkatnya............NAFSU SEKSUAL.


Bentuk yang menyerupai alat proses hormon penelitian tersebut menyimpulkan bahwa tegangan yang tinggi hanya terjadi ketika seorang laki-laki berduaan dengan lawan jenis (bukan mahram), dan tegangan tersebut akan terus meningkat pada saat wanitanya memiliki daya tarik lebih besar!


Para peneliti mengatakan bahwa ketika ada lawan jenis disekitar pria, sang pria kemungkinan besar membayangkan bagaimana mulai membangun hubungan dengan sang wanita. Dan dalam penelitian lain, para ilmuwan menekankan bahwa situasi ini jika diulang (artinya jika keadaan seperti itu dibiarkan), bukan cuma mustahil akan bermunculan berbagai penyakit kronis, masalah psikologis dan kehancuran moral yang teramat parah tingkatnya, tetapi sudah memasuki hal yang PASTI. Inilah juga sebabnya Rosulullah saw berulang ulang mengingatkan kita agar berhati hati terhadap wanita, bahwa bencana besar sepeninggal beliau berasal dari KAUM WANITA


Sudah sejak 1500 tahun yang lalu Nabi saw bahkan memberi sinyal akan hal itu lewat sebuah hadits. "Tidaknya ada orang yang seorang laki-laki berkhalwat dengan wanita kecuali setan adalah yang ketiga"


Allah swt selaku sang Pencipta sudah betul betul memberikan manusia sebuah piranti lunak dan piranti keras termasuk petunjuk pemakaiannya. Tidak ada alasan lain bagi kita sebagai manusia selain bercermin dan membaca situasi itu lewat petunjuk pemakaiannya itu.


Jadi, jika ada dari pembaca situslakalaka yang melihat lawan jenis sedang berduaan, maka dari penjelasan ilmiah dan sinyal Allah swt diatas, YAKINLAH jika keduanya sedang terlibat sebuah getaran NAFSU yang sangat dahsyat, yang belum satupun makhluk di muka bumi ini yang bisa membendungnya apalagi menolaknya sekalipun itu seorang yang mengaku dirinya MUSLIM & MUSLIMAH.


Kalian setuju atau tidak, tetapi sungguh Allah telah membongkar kedok para pelaku PACARAN dengan sebuah pengetahuan modern dimana kalian berkiblat kepadanya. Jika anda masih berkeras, lalu ada rahasia apa dibalik perintah Allah swt yang menyuruh para orangtua memisahkan anak mereka ketika sudah berusia baligh? mengapa pula Allah swt mengatakan jika berduaan dengan Ipar berarti maut? belum cukupkah bukti bukti dimata anda? (mnh/alkaheel/eramuslim)
20.37 | 0 komentar | Read More
 
berita unik