Welcome Guys

Pengikut

Diberdayakan oleh Blogger.
Tampilkan postingan dengan label Sikap Hidup. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sikap Hidup. Tampilkan semua postingan

7 Kebiasaan Perusak Hubungan

Written By Ella on Minggu, 19 Desember 2010 | 19.31

Anda mencintai kekasih sebagaimana kekasih mencintai Anda. Tapi ada begitu banyak hal yang memberikan pengaruh buruk akan kelangsungan hubungan Anda.


Beberapa di antaranya adalah kebiasaan-kebiasaan kecil, yang justru mampu membuat kerusakan besar terhadap hubungan yang telah terjalin.



Untuk hubungan yang lebih sehat, ‘She Knows’ menjabarkan 7 kebiasaan yang harus dihindari, agar hubungan Anda dan pasangan dapat terjalin indah.



Mengkritik keluarganya



Sebenci apapun Anda terhadap salah satu anggota keluarga pasangan, simpan kebencian itu untuk diri sendiri. Memberitahukannya hanya akan membuat jarak besar dalam hubungan Anda. Tidak seorang pun yang ingin mendengar keluarga sedarahnya dijelek-jelekkan.



Memata-matainya



Adalah hal yang wajar untuk tahu teman-teman dalam blog, Facebook, dan Twitternya, tapi hindari pengawasan berlebihan bahkan untuk setiap perubahan statusnya. Hal ini hanya akan membahayakan hubungan Anda, karena Anda akan dituduh memata-matainya.



Bertengkar di depan umum



Beradu argumen itu normal, terutama saat hubungan tersebut berlangsung cukup lama. Tapi, hindari pertengkaran yang tak terkontrol di hadapan banyak orang, selain membuat malu, masalahnya pun tidak akan terselesaikan.



Tidak menjaga penampilan



Bertambah gemuk tidak hanya kurang sehat bagi diri sendiri dan kurang menarik, tapi itu berarti Anda kurang peduli terhadap penampilan. Hal ini dapat mengirimkan pesan yang salah ke pasangan: jika Anda tidak peduli terhadap diri sendiri, maka dia berasumsi Anda berhenti peduli terhadap dia juga.



Mengubah/mengatur-atur pasangan



Banyak wanita yang merasa melakukan tugas yang baik, saat dapat mengubah pasangan seperti yang mereka inginkan. Tapi hal ini akan menambah masalah pada hubungan Anda. Mungkin dia akan mengikuti 1-2 keinginan Anda, tapi tidak seorang pun yang dapat dirubah seratus persen.



Memendam masalah



Komunikasikan setiap masalah kepada pasangan, jangan memendamnya. Hal ini akan membuat hubungan Anda bahagia dan tahan lama.



Membohonginya



Untuk alasan apapun, hindari membohongi pasangan. Pasalnya berbohong tidak akan pernah baik untuk hubungan Anda dan pasangan ke depannya.
19.31 | 0 komentar | Read More

Narsisme Dapat Menjadikan Seseorang Pemimpin ?

Ahli psikologi dan sosiologi Amerika telah menyelenggarakan sebuah studi gabungan untuk menemukan akibat kepribadian yang negatif terhadap karir seseorang. Hal ini telah dipublikasikan pada salah satu artikel The Psychological Science journal. 
Seperti yang dilansir Genius Beauty, penyelenggaraan survei besar tersebut dilakukan terhadap orang-orang sukses, dengan mempelajari kualitas kepemimpinan yang berbeda.



Jadi, para ahli tersebut dapat menemukan bahwa manifestasi negatif pada orang paradoks mampu membantunya meraih kesuksesan sosial. Dalam artian, riset menunjukkan bahwa keragu-raguan dan kehati-hatian berkontribusi terhadap peningkatan produktivitas.



Juga, para ahli menemukan bahwa narcissism, sifat kritis terhadap orang lain dan bahkan tindakan mendramatisir sesuatu membantu meningkatkan keahlian kepemimpinan.



Bagaimanapun juga, para ahli menekankan bahwa ciri kepribadian negatif tersebut pada diri sendiri, tidak menjadikan seseorang pemimpin. Tapi mampu diadaptasikan pada tim dan situasi tertentu.



Untuk contoh, sifat narsis dan kepercayaan diri tinggi biasanya mampu membuat seseorang berhasil melewati wawancara kerja. Tapi memiliki hasrat akan posisi yang diinginkan, lalu mengambil tindakan memanfaatkan orang lain, justru membuat atmosfer tim negatif, dan hampir pasti bukan ciri kepemimpinan.
19.25 | 0 komentar | Read More

Membentuk Sikap

Written By Ella on Kamis, 04 November 2010 | 20.55

Membentuk sikap dan perilaku bukanlah suatu kerja singkat hanya dalam hitungan hari, minggu atau bulan, karakter yang baik tidak terbentuk setelah kita membaca buku-buku motivator, atau setelah kita mengikuti seminar-seminar yang semacam itu.
Membentuk sikap adalah bagai meneteskan air di atas batu, bukan melukis di atas air. Memerlukan waktu yang tidak singkat namun harus dilakukan secara berkesinambungan, sehingga batu akan berlubang oleh titisan air.

Memenuhi janji, berdispilin pada apa yang menjadi tugas dan kewajiban kita, melakukan apa yang kita ucapkan, berani berkata "tidak" pada apa yang bertentangan dengan prinsip dan keyakinan kita.

Ini hanyalah satu contoh kecil dari membangun karakter dimulai pada hal-hal yang remeh nampaknya, walaupun pada kenyataannya akan sangat sulit dilakukan jika kita tidak membiasakannya sejak sekarang.
20.55 | 1 komentar | Read More
 
berita unik