Welcome Guys

Pengikut

Diberdayakan oleh Blogger.
Tampilkan postingan dengan label Tokoh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tokoh. Tampilkan semua postingan

Biaya Pernikahan Putra Presiden SBY dibanding Putra Presiden Iran Ahmadinejad

Written By Ella on Sabtu, 26 November 2011 | 11.02




 


Siapa yang tidak mengenal Presiden
Iran, Mahmud Ahmadinejad. Selain sebagai seorang pemimpin yang sangat
berani, ia juga dikenal sebagai pemimpin yang sangat sederhana dan
bersahaja.





Kesederhanaan dan kebersahajaannya itu
tampak saat pertama kali menduduki kantor kepresidenan, ia menyumbangkan
seluruh karpet istana Iran yang sangat tinggi nilainya kepada masjid di
Teheran dan menggantikannya dengan karpet biasa yang mudah dibersihkan.





Kesederhanaan dan kebersahajaannya itu tampak juga saat ia
menikahkan putranya, Alireza Ahmadinejad tiga tahun yang lalu. Setelah
ditelusuri, ternyata pernikahan tersebut hanya menelan biaya 3,5 juta
Toman (setara dengan USD 350/ Rp 2,8 Juta). Meski terbilang sederhana,
pernikahan ini berlangsung dengan khidmat dan syahdu.





Hal
ini sangat berbeda sekali dengan upacara pernikahan anak presiden
Indonesia Ibas-Aliyya yang diselenggarakan hari ini (24/11). LSM Bendera
mencatat bahwa Biaya pernikahan Ibas-Aliya menghabiskan dana sebesar Rp
12 Miliar. Sementara itu, tabloid Cek dan Ricek melaporkan prosesi
pernikahan ini menghabiskan dana sebesar Rp 40 Miliar.





Pernikahan
Ibas-Aliya juga tidak memperhitungkan dampak negatif terhadap
masyarakat. Pernikahan ini sedikit banyak :


1. Merampas hak 300 siswa sekolah alam Cikeas dan SDN 1
Cipanas karena diliburkan,


2.
Menghilangkan nafkah 1000 pedagang Pasar Cipanas dan 1000 angkutan umum
Cipanas


3. Merugikan belasan
ribu masyarakat yang akan berbelanja di Pasar Cipanas yang menggunakan
angkutan umum.





Hal berbeda akan kita temukan pada
pernikahan putra Ahmadinejad sebagaimana dilukiskan oleh Seorang
blogger, Javad Matin. Matin melukiskan prosesi pernikahan itu sebagai
berikut: “SAAT itu, pada Rabu malam ketika telepon saya berdering, Saya
diundang ke upacara pernikahan sahabat baik saya, Alireza, yang akan
berlangsung malam berikutnya.





Saya tahu setiap kali Hari libur Islam di
Iran, datang keluarga itu pergi ke beyt [Istana kepresidenan] dan dia
akan dinikahkan dengan keponakan syahid Kaveh [tentara Iran, Garda
Revolusi, dan anggota Basij yang tewas dalam perang Irak].





Kamis
malam pukul sembilan, saya pergi ke istana kepresidenan. Dari luar
tempat itu, semua tampak biasa saja, sampai-sampai saya mengira bahwa
saya telah datang ke tempat yang salah. Sepertinya pernikahan putra
seorang presiden tidak diadakan di sana.





Saya memasuki
taman dan sadar bahwa saya harus mematikan telepon. Sekelompok orang
berbaris untuk salat. Kemudian saya memasuki aula. Sejumlah meja kosong
karena tamu yang duduk sedang pergi untuk melaksanakan salat.
Buah-buahan dan kue, sebotol air mineral, beberapa piring dan pisau
telah ditata di meja untuk para tamu.





Saya menanyakan
keberadaaan “doktor” [sebutan untuk Ahmadinejad dari para pendukungnya
karena dia adalah doktor di bidang teknik sipil dan manajemen lalu
lintas transportasi]. Saya diberi tahu bahwa dia sedang salat di halaman
belakang.





Karena kurangnya ruangan, beberapa tamu
pergi menuju halaman belakang. Saya salat bersama, seorang ajudan senior
kepresidenan, Mojtaba Samareh Hashemi. Kemudian saya kembali ke aula.





Sang doktor sedang duduk di meja pertama di sebelah ayah
pengantin wanita. Setelah bersalaman hangat dengannya dan beberapa
pejabat lain, saya duduk di salah satu meja. Kemudian sang pengantin
pria memasuki aula. Dia mengucapkan salam kepada setiap tamu dan duduk
di samping doktor dan ayah mempelai wanita, Haj Agha Akbari.





Ketua
panitia penyelenggara pernikahan, Mr. Kheirkhah, mengatakan betapa
doktor begitu perhatian terhadap resepsi pernikahan ini sampai pada
hal-hal yang detailnya. Dia mengatakan bahwa doktor hanya memesan satu
jenis makanan dan membayar 3,5 juta toman [sekitar 3.500 dolar / Rp 28
juta] untuk biaya resepsi.





Dia menambahkan bahwa jumlah tamu pria
sebanyak 180 orang. Saya hanya melihat sedikit pejabat negara. Saya
pernah ke pernikahan pejabat publik sebelumnya dan di sana tidak hanya
ada pengeluaran mewah tapi juga banyak menteri dan pejabat negara yang
hadir.





Tapi apa yang saya lihat disini benar-benar
penuh dengan kesederhanaan. Ini adalah resepsi rakyat, padahal ayah
sang pengatin pria adalah orang nomor satu di negeri ini.





Dalam
pesta tersebut, aura kesederhanaan sangat terasa di mana-mana. Hal
tersebut terbukti dari cara tamu dijamu. Hal ini juga bisa dilihat dari
mobil yang digunakan untuk mengantar pengantin dan perjamuan itu sendiri
yang sederhana namun lezat dan harum.





Pembawa acara
resepsi meledek Alireza tentang subsidi dan 1 juta toman yang akan
diterima anaknya kelak, yang membuat doktor tersenyum. Upacara telah
berakhir, tetapi sang doktor dan ayahnya pengantin wanita berdiri di
pintu gerbang untuk mengucapkan selamat tinggal kepada para tamu.





Menarik melihat bagaimana sang doktor melayani anak berumur
7-8 tahun yang berteriak “Paman! Paman!” kepadanya. Dia memeluk dan
memperlakukannya dengan baik.





Semua orang telah pulang dan sang doktor
menuju dapur untuk menyampaikan terima kasih kepada mereka yang bekerja
untuk resepsi. Ketika semua orang telah pergi, pengantin pria dan wanita
masuk ke mobil mereka tanpa ada formalitas tambahan dan pulang ke rumah
dengan keluarga.








Sudah menjadi hak setiap orang untuk
melaksanakan pernikahan dengan kemewahan, terlebih lagi menggunakan uang
pribadi. Namun, sebagaimana nasihat Ali bin Abi Thalib, seorang
pemimpin memiliki kekhususannya tersendiri. Dengan tanggung jawab yang
lebih besar, dia harus bisa menyesuaikan dan merasakan kehidupan rakyat
terbawah yang dipimpinnya.
11.02 | 0 komentar | Read More

Ahmadinejad, Sang "Umar Bin Abdul Aziz" Abad 21

Written By Ella on Sabtu, 19 November 2011 | 13.35




 


Ahmadinejad, seorang tokoh di
dunia nyata yang berhasil membuat dunia terpesona dengan kebijakannya
yang jauh dari kemewahan seorang pemimpin. Seberapa sederhanakah beliau
ini? Let me tell you. Berikut ini saya kutipkan sebagian dari yang saya
baca dari beberapa sumber.






Konon
ketika beliau sudah menjabat sebagai walikota Teheran yang memiliki
populasi lebih besar daripada Jakarta ia masih tampil dengan sepatu yang
bolong-bolong. Ia menyapu jalanan Teheran dan bangga dengan itu. Sampai
sekarang pun ia masih tampil dengan kemeja lengan panjang sederhana
sehingga jika kita tidak mengenalnya dan bertemu dengannya kita tidak
akan pernah mengira bahwa beliau adalah seorang presiden. Ya presiden
dari sebuah negara besar.




Sebelum
menjabat sebagai presiden Iran beliau adalah walikota Teheran, periode
2003-2005. Teheran, ibukota Iran, kota dengan sejuta paradoks, memiliki
populasi hampir dua kali lipat dari Jakarta, yaitu sebesar 16 juta
penduduk. Untuk bisa menjadi walikota dari ibukota negara tentu sudah
merupakan prestasi tersendiri mengingat betapa Iran adalah negara yang
dikuasai oleh para mullah.






Ia
bukanlah ulama bersorban, tokoh revolusi, dan karir birokrasinya kurang
dari 10 tahun. Beliau tinggal di gang buntu, maniak bola, tak punya
sofa di rumahnya, dan kemana-mana dengan mobil Peugeot tahun 1977.
Penampilannya sendiri jauh dari menarik untuk dijadikan gosip, apalagi
jadi selebriti. Rambutnya kusam seperti tidak pernah merasakan sampo dan
sepatunya itu-itu terus, bolong disana-sini, mirip alas kaki tukang
sapu jalanan di belantara Jakarta.






Nah!
Kira-kira dengan modal dan penampilan begini apakah ia memiliki
kemungkinan untuk menjabat sebagai walikota Depok saja, umpamanya? Dalam
tempo setahun pertanyaan tentang kemampuannya memimpin terjawab.






Warga
Teheran menemukan bahwa walikotanya sebagai pejabat yang bisa
dibanggakan. Tanpa merasa risih beliau bisa menyapu sendiri jalan-jalan
kota, gatal tangannya jika ada selokan yang mampet dan turun tangan
untuk membersihkannya sendiri, menyetir sendiri mobilnya ke kantor dan
bekerja hingga dini hari sekedar untuk memastikan bahwa Teheran dapat
mejadi lebih nyaman untuk ditinggali. “Saya bangga bisa menyapu jalanan
di Teheran.” Katanya tanpa berusaha untuk tampil sok sederhana.





Di
belahan dunia lain sosoknya mungkin dapat dijadikan reality show atau
bahkan aliran kepercayaan baru. Sejak hari pertama menjabat ia langsung
mengadakan kebijakan yang bersifat tidak populer seperti memisahkan lift
bagi laki-laki dan perempuan (ini tentu menarik hati para wanita di
Teheran), menggandakan pinjaman lunak bagi pasangan muda yang hendak
menikah dari 6 juta rial menjadi 12 juta rial, pembagian sup gratis bagi
orang miskin setiap pekan, dan menjadikan rumah dinas walikota sebagai
museum publik! Ia sendiri memilih tinggal di rumah pribadinya di kawasan
Narmak yang miskin yang hanya berukuran luas 170 m persegi.






Ia bahkan melarang pemberian sajian pisang bagi tamu walikota mengingat pisang merupakan


buah
yang sangat mahal dan bisa berharga 6000 rupiah per bijinya. Ia juga
menunjukkan dirinya sebagai pekerja keras yang sengaja memperpanjang jam
kerjanya dari pagi hingga menjelang maghrib agar dapat menerima warga
kota yang ingin mengadu.





Namun
salah satu keberhasilannya yang dirasakan oleh warga kota Teheran
adalah spesialisasinya sebagai seorang doktor dibidang manajemen
transportasi dan lalu lintas perkotaan. Sekedar untuk diketahui,
kemacetan kota Teheran begitu parahnya sehingga saya pernah dikirimi
salah satu foto lelucon dari berbagai belahan dunia dengan judul “Only
in _Equot; . salah satunya dari Teheran dengan judul “Only in Teheran”
dengan foto kemacetan lalu lintasnya yang bisa bikin penduduk Jakarta
menertawakan kemacetan lalu lintas di kotanya.





Mengagumkan,
secara dramatis ia berhasil menekan tingkat kemacetan di Teheran dengan
sebuah manuver tajam. Dicopotnya lampu-lampu di perempatan jalan besar
dan mengubahnya menjadi jalur putar balik yang sangat efektif.







Setelah
menjabat dua tahun sebagai walikota Teheran ia masuk dalam finalis
pemilihan walikota terbaik dunia World Mayor 2005 dari 550 walikota yang
masuk nominasi. Hanya sembilan yang dari Asia, termasuk Ahmadinejad.





Tapi
itu baru awal cerita. Pada tanggal 24 Juni 2005 ia menjadi bahan
pembicaraan seluruh dunia karena berhasil menjadi presiden Iran setelah
mengkanvaskan ulama-cum-mlliter Ali Hashemi Rafsanjani dalam pemilihan
umum. Bagaimana mungkin padahal pada awal kampanye namanya bahkan tidak
masuk hitungan karena yang maju adalah para tokoh yang memiliki hampir
segalanya dibandingkan dengannya?







Dalam
jajak pendapat awal kampanye dari delapan calon presiden yang bersaing,
Ali Akbar Hasyemi Rafsanjani, Ali Larijani, Ahmadinejad, Mehdi Karrubi,
Mohammed Bhager Galibaf,


Mohsen Meharalizadeh, Mohsen Rezai, dan Mostafa Min, popularitas Ahmadinejad paling buncit.







Pada
masa kampanye, ketika para kontestan mengorek sakunya dalam-dalam untuk
menarik perhatian massa, Ahmadinejad bahkan tidak sanggup untuk
mencetak foto-foto dan atributnya sebagai calon presiden. Sebagai
walikota ia menyumbangkan semua gajinya dan hidup dengan gajinya sebagai
dosen. Ia tidak mampu untuk mengeluarkan uang sepeser pun untuk
kampanye! Sebaliknya ia justru menghantam para calon presiden yang
menggunakan dana ratusan milyar untuk berkampanye atau yang bagi-bagi
uang untuk menarik simpati rakyat.





Pada
pemilu putaran pertama keanehan terjadi, Nama Ahmadinejad menyodok ke
tempat ketiga. Di atasnya dua dedengkot politik yang jauh lebih senior
di atasnya, Akbar Hashemi Rafsanjani dan Mahdi Karrubi. Rafsanjani tetap
menjadi favorit untuk memenangi pemilu ini mengingat reputasi dan
tangguhnya mesin politiknya.







Tapi
rakyat Iran yang cenderung cerdas dan memiliki kesadaran punya rencana
dan harapan lain, Ahmadinejad memenangi pemilu dengan 61 % sedangkan
Rafsanjani hanya 35%. Logika real politik dibikin jungkir balik olehnya.
Dan bukan tidak mungkin jika ada campur tangan Allah swt didalamnya.






Ahmadinejad
memang penuh dengan kontroversi. Ia presiden yang tidak berasal dari
mullah yang selama puluhan tahun telah mendominasi hampir semua pos
kekuasaan di Iran, status quo yang sangat dominan. Ia juga bukan berasal
dari elit yang dekat dengan kekuasaan, tidak memiliki track-record
sebagai politisi, dan hanya memiliki modal asketisme, yang untuk standar
Iran pun sudah menyolok.






Ia
seorang revolusioner sejati sebagaimana halnya dengan Imam Khomeini
dengan kedahsyatan aura yang berbeda. Jika Imam Khomeini tampil mistis
dan sufistis, Ahmadinejad justru tampil sangat merakyat, mudah dijangkau
siapapun, mudah dipahami dan diteladani. Ia adalah sosok Khomeini yang
jauh lebih mudah untuk dipahami dan diteladani. Ia adalah figur idola
dalam kehidupan nyata.





Saat
pertama kali menduduki kantor kepresidenan Ia menyumbangkan seluruh
karpet Istana Iran yang sangat tinggi nilainya itu kepada masjid2 di
Teheran dan menggantikannya dengan karpet sederhana biasa yang mudah
dibersihkan.







Ia
mengamati bahwa ada ruangan yang sangat besar untuk menerima dan
menghormati tamu VIP, lalu ia memerintahkan untuk menutup ruang tersebut
dan menanyakan pada protokoler untuk menggantinya dengan ruangan
sederhana biasa dengan 2 kursi kayu, meski sederhana tetap terlihat
impresive.







Di
banyak kesempatan ia bercengkerama dengan petugas kebersihan di sekitar
rumah dan kantor kepresidenannya. Di bawah kepemimpinannya, saat ia
meminta menteri2 nya untuk datang kepadanya dan menteri2 tsb akan
menerima sebuah dokumen yang ditandatangani yang berisikan arahan2
darinya, arahan tersebut terutama sekali menekankan para menteri2nya
untuk tetap hidup sederhana dan disebutkan bahwa rekening pribadi maupun
kerabat dekatnya akan diawasi, sehingga pada saat menteri2 tsb berakhir
masa jabatannya dapat meninggalkan kantornya dengan kepala tegak.







Langkah
pertamanya saat menjadi presiden adalah ia mengumumkan kekayaan dan
propertinya yang terdiri dari Peugeot 504 tahun 1977, sebuah rumah
sederhana warisan ayahnya 40 tahun yang lalu di sebuah daerah kumuh di
Teheran. Rekening banknya bersaldo minimum, dan satu2nya uang masuk
adalah uang gaji bulanannya. Gajinya sebagai dosen di sebuah universitas
hanya senilai US$ 250.







Sebagai
tambahan informasi, Presiden masih tinggal di rumahnya. Hanya itulah
yang dimiliki seorang presiden dari negara yang penting baik secara
strategis, ekonomis, politis, belum lagi secara minyak dan pertahanan.
Bahkan ia tidak mengambil gajinya, alasannya adalah bahwa semua
kesejahteraan adalah milik negara dan ia bertugas untuk menjaganya.







Satu
hal yang membuat kagum staf kepresidenan adalah tas sederhana yg selalu
dibawa sang presiden tiap hari selalu berisikan sarapan; roti isi atau
roti keju yang disiapkan istrinya dan memakannya dengan gembira, ia juga
menghentikan kebiasaan menyediakan makanan yang dikhususkan untuk
presiden.







Hal
lain yang ia ubah adalah kebijakan Pesawat Terbang Kepresidenan, ia
mengubahnya menjadi pesawat kargo sehingga dapat menghemat pajak
masyarakat dan untuk dirinya, ia meminta terbang dengan pesawat terbang
biasa dengan kelas ekonomi.







Ia
kerap mengadakan rapat dengan menteri2 nya untuk mendapatkan info
tentang kegiatan dan efisiensi yang sudah dilakukan, dan ia memotong
protokoler istana sehingga menteri menterinya dapat masuk langsung ke
ruangannya tanpa ada hambatan. Ia juga menghentikan kebiasaan upacara2
seperti karpet merah, sesi foto, atau publikasi pribadi, atau hal2 spt
itu saat mengunjungi berbagai tempat di negaranya menjadi suatu acara
sederhana yang biasa saja.






Saat
harus menginap di hotel, ia meminta diberikan kamar tanpa tempat tidur
yg tidak terlalu besar karena ia tidak suka tidur di atas kasur, tetapi
lebih suka tidur di lantai beralaskan karpet dan selimut. Apakah
perilaku tersebut merendahkan posisi presiden?






Presiden
Iran tidur di ruang tamu rumahnya sesudah lepas dari pengawal2nya yg
selalu mengikuti kemanapun ia pergi. Menurut koran Wifaq, foto2 yg
diambil oleh adiknya tersebut, kemudian dipublikasikan oleh media masa
di seluruh dunia, termasuk amerika.


Sepanjang
sholat, anda dapat melihat bahwa ia tidak duduk di baris paling muka.
Bahkan ketika suara azan berkumandang, ia langsung mengerjakan sholat
dimanapun ia berada meskipun hanya beralaskan karpet sederhana biasa
saja.







Baru-baru
ini dia baru saja mempunyai Hajatan Besar Yaitu Menikahkan Puteranya.
Tapi pernikahan putra Presiden ini hanya layaknya pernikahan kaum Buruh.
sebegitu sederhana kah Sang Presiden di Negara kaya minyak Iran?






Seorang
‘satria piningit’ yang mewujud dalam sosok nyata.Sebagaimana mentornya,
ia tidak terpengaruh oleh kekuasaan. Kekuasaan seolah tidak menyentuh
karakter-karakter terdalamnya. Ia seolah memiliki ‘kepribadian ganda’,
di satu sisi ia bisa bertarung keras untuk merebut dan mengelola
kekuasaan, dan di sisi lain ia bertarung sama kerasnya menolak segenap
pengaruh kekuasaan agar tidak mempengaruhi batinnya.





Tidak
bisa tidak, dengan karakter yang demikian kompleks itu seorang
revolusioner macam Ahmadinejad memang ditakdirkan untuk membuat banyak
kejutan dan drama pada dunia. Ia memangkas semua biaya dan fasilitas
kedinasan yang tidak sinkron terutama dengan urusan pribadi.





Dalam
pandangannya, untuk mewujudkan masyarakat Islam yang maju dan
sejahtera, pejabat negara haruslah memiliki standar hidup yang sama
dengan rakyat kebanyakan., mencerminkan kehidupan nyata dari
masyarakatnya, dan tidak hidup di menara gading.






Ia
menetapkan PPN baru bagi orang-orang kaya dan mengunakan dananya untuk
membangun perumahan bagi rakyat miskin. Ia membawa ‘uang minyak ke
piring-piring orang miskin’ dengan mengalokasikan 1,3 milyar dollar
untuk program bantuan bagi kalangan muda untuk menikah, memulai usaha
baru, dan membeli rumah.





Meski
mengagumi Imam Khomeini dan hidup asketis tidak berarti ia konservatif.
Ia bahkan tampil moderat. Meski telah terpilih menjadi presiden ia sama
sekali tidak mengubah penampilannya. Ia tetap tampil bersahaja dan jauh
dari pamor kepresidenan. Pada salah satu acara dengan kalangan
mahasiswa salah satu peserta menanyakan penampilannya yang tidak
menunjukkan tampang presiden tersebut.







Dengan lugas ia menjawab,:”Tapi saya punya tampang pelayan. Dan saya hanya ingin menjadi pelayan rakyat.”





Air
mata saya mengalir membaca ini. Subhanallah! Alangkah rendah hatinya
pemimpin satu ini. Tak salah jika ia dicintai oleh bagitu banyak mahluk
Tuhan di seluruh muka bumi.





Saya
tidak ingin menulis lebih panjang tentang tokoh satu ini. Saya
menganjurkan setiap orang untuk membeli buku biografinya dan membacanya
sendiri dan menikmatinya sebagaimana saya menikmatinya. Belikan satu
buku untuk anak Anda dan biarkan ia mengenal satu tokoh besar dunia yang
masih hidup dan mudah-mudahan kelak dapat mengikuti jejaknya. Saya
hanya ingin menutup tulisan ini dengan pendapatnya mengapa ia bersikeras
agar Iran memiliki teknologi nuklir. Katanya,:





”Jika
nuklir ini dinilai jelek dan kami tidak boleh menguasai dan memilikinya
mengapa kalian sebagai negara adikuasa boleh memilikinya? Sebaliknya,
jika teknonuklir ini baik untuk kalian, mengapa kami tidak boleh juga
memakainya?” Suatu argumen sederhana yang bahkan tidak mampu dijawab
oleh negara-negara Barat. Itu sebabnya Bush tidak bersedia bahkan
terlihat gentar meladeninya dalam suatu tantangan debat di PBB.







Siapakah
sosok Mahmud Ahmadinejjad yang berhasil membuat dunia terpesona. Dan
kami mengira tidak ada satupun karakter dan kebiasaan kaum Yahudi atau
Teroris yang melekat padanya. Sayang sekali hingga detik ini kami belum
berhasil mengetahui nama asli dari bapak kandungnya. Mungkinkah beliau
adalah seseorang yang ditunggu dunia di akhir zaman ???





“Telah bersabda Rasulullah SAW, "Pada akhir zaman akan muncul seorang khalifah yang berasal dari umatku, yang akan melimpahkan harta kekayaan selimpah-limpahnya. Dan ia sama sekali tidak akan menghitung-hitungnya. (HR. Muslim dan Ahmad)







"Sungguh,
bumi ini akan dipenuhi oleh kezhaliman dan kesemena-menaan. Dan apabila
kezhaliman serta kesemena-menaan itu telah penuh, maka Allah SWT akan
mengutus seorang laki-laki yang berasal dari umatku, namanya seperti
namaku (Muhammad, Ahmad, Mahmud), dan nama bapaknya seperti nama bapakku (Abdullah).
Maka ia akan memenuhi bumi dengan keadilan dan kemakmuran, sebagaimana
ia (bumi) telah dipenuhi sebelum itu oleh kezhaliman dan
kesemena-menaan. Di waktu itu langit tidak akan menahan setetes pun dari
tetesan airnya, dan bumi pun tidak akan menahan sedikit pun dari
tanaman-tanamannya. Maka ia akan hidup bersama kamu selama 7 tahun, atau
8 tahun, atau 9 tahun. (HR. Thabrani) ”






Jika
itu benar, maka akhir dunia kini tinggal menunggu waktu, karena
kemunculannya (imam Mahdi) adalah tanda penghubung antara kiamat sughra
dan kiamat kubro. Wallahu A'lam Bisshowab
13.35 | 0 komentar | Read More

Aburizal Bakrie - Orang Terkaya se-Asia tenggara

Written By Ella on Rabu, 09 Maret 2011 | 17.34

Pengusaha kelahiran Jakarta, 15 November 1946 ini disebut oleh Globe Asia, majalah ekonomi lokal berbahasa Inggris, sebagai orang terkaya se Asia Tenggara. Kabarnya, kekayaan Ical mencapai 9,2 miliar dolar AS atau sekitar Rp 84,6 triliun. Dia pengusaha yang terbilang paling gemilang pada sepuluh tahun reformasi di Indonesia. Selain bisa keluar dari krisis ekonomi yang mengancam perusahaannya Bakrie Grup, malah menduduki posisi penting di pemerintahan dan dalam tempo singkat semakin kaya.





Menurut Globe Asia, dengan jumlah kekayaan sebanyak itu, berarti kekayaan mantan anggota MPR RI (1993-1998) ini lebih “wah” dibandingkan dengan harta kekayaan Robert Kuok (orang terkaya di Malaysia - memiliki 7,6 miliar dolar AS), Teng Fong (terkaya di Singapura - memiliki 6,7 miliar dolar AS), Chaleo Yoovidya (terkaya di Thailand - memiliki 3,5 miliar dolar AS), dan Jaime Zobel de Ayala (terkaya di Filipina – memiliki 2 miliar dolar AS).Dari manakah Ical memiliki kekayaan yang melimpah ruah?



Di bawah grup perusahaan Bakrie yang dipimpinnya, Ical mempunyai beragam bidang usaha: pertambangan batubara, perkebunan, minyak, properti, telekomunikasi, dan media massa. Di tahun 2008 ini saja, kabarnya, perusahaannya mendulang keuntungan yang tidak sedikit dari melonjaknya harga energi dan komoditas.



Mantan Presiden of Asean Chamber of Commerce & Industry ini, memang masih menghadapi masalah dengan salah satu perusahaannya (PT Lapindo Brantas) terkait meluapnya lumpur panas di Sidoarjo, Jawa Timur. Namun, hal tersebut tidak membuat bisnis yang dijalankan keluarga Bakrie terhenti. Tampaknya, grup perusahaan Bakrie terlalu tangguh untuk bisa dilumpuhkan hanya dengan semburan lumpur panas. Dengan gagah, grup perusahaan Bakrie tetap melangkah, maju ke depan.



Menurut publisher Globe Asia Tanri Abeng, alumni ITB itu berhasil meraih kekayaan yang melimpah berkat strategi bisnis yang diterapkannya. Dengan kepiawaiannya mengelola aset yang dimiliki perusahaan, termasuk melalui modal pinjaman, Ical mampu membangun usaha demi usaha hingga bisnisnya menggurita.



"Jadi, kalau dia awalnya punya aset 100, dijadikan jaminan untuk meminjam 400. Tapi, hasil dari 400 itu untungnya sangat besar. Itu yang digunakan untuk membayar," ujarnya.



Tanri, mantan manejer satu milyar Bakrie Grup mengakui, dirinya sama sekali tidak merasa heran melihat keberhasilan Ical menjadi orang terkaya di Indonesia bahkan di Asia Tenggara. Pasalnya, mantan Menko Perekonomian itu sangat lihai dalam melihat peluang investasi di Indonesia dan pandai dalam itung-itungan bisnis. "Dia itu pintar sekali itung-itungannya," puji Tanri.



Aburizal Bakrie boleh berbangga dengan penobatan dirinya sebagai orang terkaya di Indonesia dan se-Asia Tenggara. Tapi, yang menjadi kebanggaan itu sejatinya bukanlah semata-mata terletak dari besarnya kekayaan yang dimiliki. Melainkan, lebih kepada prestasi dalam membangun serta memajukan beragam bidang usaha.



Sebab, dengan begitu, berarti ia dan keluarganya telah menunjukan peran yang cukup besar dalam memajukan roda perekonomian nasional, khususnya menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat.



Kalaulah kebanggaan itu hanya karena banyaknya kekayaan yang dimiliki, barangkali, seorang koruptorlah yang paling “pantas” merasakan kebanggaan tersebut. Pasalnya, ia memang hanya memikirkan dirinya. Dia, bagai benalu yang sama sekali tidak memberi manfaat. Malah, menimbulkan mudharat.



Sungguh, tidak ada yang salah menjadi orang terkaya selama ditempuh dengan cara-cara yang elegan. Apalagi, kedudukan menjadi orang terkaya itu tercapai melalui upaya yang profesional, serta berdampak pada manfaat yang bisa dirasakan orang banyak. Bukan malah sebaliknya.






Prinsip Aburizal Bakrie :

Prinsip 1. Jangan pernah menyerah. Semua orang pasti mengalami kesulitan, problems. Tapi mereka yang sukses adalah mereka yang tidak pernah menyerah menghadapi setiap persoalan. Fainna ma al yusri yusron, wa inna ma al yusri yusron: dibalik setiap kesulitan, selalu ada jalan keluar.



Prinsip 2. Jangan pernah berhenti belajar, never stop learning. Wisuda bukanlah suatu akhir, tetapi justru sebuah awal dari proses panjang untuk belajar terus-menerus. Kunci kemajuan sebuah bangsa adalah ilmu pengetahuan, dan ia tidak mengenal usia karena ia berkembang terus menerus.



Prinsip 3. Jangan berada dalam gelap, jangan bawa dirimu dalam kegelapan. Do not bring yourself into the darkness. Kegelapan bisa berarti macam-macam: narkoba, kegagalan yang terus berlanjut, kemalasan, pesimisme, ketidakdisiplinan, dsb. Carilah jalan yang terang, terangilah sekelilingmu. Sebab dalam kegelapan, bahkan bayanganmu pun akan meninggalkanmu.



Prinsip 4. Be the best dimanapun Anda berada, jadilah yang terbaik, berikan yang terbaik, usahakan yang terbaik. Jangan pilih-pilih: kalau jadi guru, guru yang terbaik, kalau jadi insinyur, insinyur yang terbaik. Kalau jadi manajer, manajer yang terbaik, and so on.



Prinsip 5. Entrepreneurship. Yang menentukan bagi sukses seorang entrepreneur adalah kemauan, tekad, kesungguhan, dan kreatifitas, bukan besarnya modal, warisan atau pemberian orang. Modal besar gampang habis di tangan seseorang yang tidak kreatif dan tidak bersungguh-sungguh. Sebaliknya, sekecil apapun modal di tangan, ia akan menjadi besar dengan usaha yang sungguh-sungguh, pantang menyerah dan penuh kreatifitas dan kemampuan inovatif.



Prinsip 6. Networking. Bangunlah jaringan perkawanan seluas-luasnya, sejak awal di usia muda. We never know what future we will have. Tapi bersiaplah, bergaullah seluas-luasnya, buka kesempatan dengan mengenal semakin banyak orang di kalangan yang beragam.



Prinsip 7. Meyakini bantuan Allah akan datang manakala kita mau berusaha.
17.34 | 0 komentar | Read More

Tommy Winata - Indonesian Godfather

Written By Ella on Jumat, 11 Februari 2011 | 14.29

Tommy Winata (lahir dengan nama Oe Suat Hong di Pontianak, Kalimantan Barat,, 23 Juli 1958; umur 51 tahun), atau sering dikenal dengan inisial TW, adalah seorang pengusaha Indonesia keturunan Tionghoa yang merupakan pemilik Grup Artha Graha. Usahanya terutama bergerak dalam bidang perbankan, tekstil dan konstruksi. Ia seringkali didesas desuskan mempunyai kaitan dengan bisnis hitam dan ilegal

Grup Artha Graha miliknya didirikan dengan dukungan dari TNI (dahulu ABRI), melalui beberapa kawan dekatnya seperti Eddy Sudradjat (dahulu KSAD, sekarang Ketua Umum partai PKPI).Ia termasuk "taipan" yang ditakuti karena di belakangnya konon berdiri tokoh-tokoh militer. Suginato Kusuma atau lebih dikenal sebagai Aguan juga adalah mitra Tomy dalam Grup Artha Graha.



Melalui Bank Artha Graha, Tomy menyelesaikan proyek Kawasan Bisnis Dan Properti Kelas atas seperti, Sudirman Central Business District (SCBD) , termasuk gedung bursa efek Jakarta. Selain itu Tomy mempunyai andil dalam pembangungan Bukit Golf Mediterania, Kelapa Gading Square, The City Resorts, Mangga Dua Square, Pacific Place, Discovery Mall Bali, Borobudur Hotel, The Capital Residence, Apartemen Kusuma Candra, Ancol Mansion, The Mansion at Kemang, Mall Artha Gading, Senayan Golf Residence.



Taipan muda ini konon menyuruh karyawannya merusak gedung majalah dan koran Tempo karena dituduh membakar pasar Tanah Abang pada awal 2003. Lalu ia memenangkan proses di pengadilan dan mendapatkan uang sebesar Rp. 500 juta.



Menangnya Tommy Winata dalam sidang ini, membuat para wartawan di Indonesia menjadi ketakutan dalam meliput berita.



Sekarang ini Tomy sedang merintis perkembangan bibit unggul padi yang diharapkan dapat meningkatkan produksi padi nasional Indonesia. Melalui PT Sumber Alam Sutera, Tomy bekerja sama dengan Guo Hao Seed Industries Co. Ltd. dari China untuk bersama2 mengembangkan bibit hybrid yang dapat meningkatkan produksi padi menjadi 5-8 ton/hektar.





Reputasi TW di dunia bisnis

Namanya terlanjur diidentikkan dengan perjudian. Tomy Winata alias Oe Suat Hong dikabarkan termasuk satu di antara sembilan anggota mafia judi bersandi "Sembilan Naga". Pria keturunan Taiwan ini disebut-sebut punya bisnis judi di Malaysia, Singapura, Hong Kong, dan Makao. Walau demikian, sampai sekarang belum ada bukti hukum yang menegaskan bahwa ia adalah raja judi. “Sejak dulu dan sampai hari ini, tidak ada bisnis saya yang bergerak di bidang perjudian,” katanya kepada Forum, November 2001. Kepada majalah itu, ia mengaku tak tahu apa yang dimaksud dengan “Sembilan Naga”. Ia lalu menegaskan, “Semua usaha saya legal dan resmi.”



Orang-orang di sekitarnya malah menyebutnya sebagai "orang baik" dan suka menolong kaum miskin. Sikapnya ramah dan terbuka. Bicaranya lugas, humornya tinggi. Penampilannya jauh dari kesan perlente. Jarang memakai jas dan dasi, laiknya konglomerat. Ayah lima anak ini lebih suka memakai setelan safari lengan pendek berwarna gelap.



Apa pun, sebagai penguasaha Tomy punya kisah sukses. Ia ulet dan tekun, merangkak dari bawah. TW—demikian ia biasa dipanggil—memulai usaha sejak remaja. Anak miskin yatim piatu ini bernasib mujur. Kala itu, 1972, pada usia baru 15 tahun, si “anak ajaib” diperkenalkan oleh seorang seniornya kepada sebuah instansi militer di Singkawang, Kalimantan Barat. Perkenalan itu membuahkan order: membangun kantor koramil di Singkawang.



Dari sini hubungannya dengan militer terus berlangsung, terutama dengan perwira menengah dan tinggi.Salah seorang di antaranya Jenderal T.B. Silalahi, mantan Sekjen Departemen Pertambangan dan Energi serta Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dalam Kabinet Pembangunan VI di masa Presiden Soeharto. Berkat Silalahi, ia mereguk order proyek: mulai dari membangun barak, sekolah tentara, menyalurkan barang-barang ke markas tentara di Irian Jaya dan di tempat-tempat lain seperti Ujungpandang dan Ambon.



Dalam waktu sepuluh tahun, Tomy berhasil mengembangkan imperium bisnisnya. Pada 1989, ia mendirikan PT Danayasa Arthatama. Lewat perusahaan ini, ia mengenal Yayasan Kartika Eka Paksi, milik Angkatan Darat. Berkongsi dengan yayasan itu, Tomy membangun proyek raksasa Sudirman Central Business District (SCBD) yang menelan investasi US$ 3,25 miliar, rampung seluruhnya pada Tahun 2007.



Rambahan bisnis Tomy meliputi perdagangan, konstruksi, properti, perhotelan, perbankan, transportasi, telekomunikasi sampai realestat. Di bawah payung PT Danayasa Arthatama, imperiumnya menjadi jaring bisnis yang terdiri atas 16 perusahaan. Pada 1997 saja, aset totalnya, menurut perkiraan Data Consult Inc., mencapai Rp 3,5 triliun. Pemilik sejumlah kapal pesiar ini juga ikut mengelola usaha pariwisata di Pulau Perantara dan Pulau Matahari di Kepulauan Seribu.



Pengusaha yang tercatat dalam daftar 12 pembayar pajak terbesar pada 1994 ini pernah diisukan membuka praktik judi di Pulau Ayer, Kepulauan Seribu. Pada Mei 2000, dalam suatu acara dialog di sebuah stasiun televisi swasta, Abdurrahman Wahid—waktu itu menjabat presiden RI—pernah bereaksi: “Tangkap Tomy Winata.” Entah dari mana, Gus Dur—panggilan Abdurrahman Wahid—memperoleh informasi bahwa di gugusan Kepulauan Seribu itu dijadikan arena judi kelas atas. Ia pun memerintahkan Jaksa Agung Marzuki Darusman dan Kepala Kepolisian RI (Kapolri) Letnan Jenderal Rusdihardjo menutup tempat judi di pulau itu.



Tapi, belakangan pihak aparat, bahkan Komisi B (Bidang Pariwisata) DPRD DKI Jakarta yang melakukan inspeksi mendadak ke pulau itu, tidak menemukan bukti sebagaimana yang dituduhkan Gus Dur. Pulau Ayer dikelola Pusat Koperasi TNI Angkatan Laut, bekerjasama dengan PT Global.



Selain namanya sering dikaitkan dengan perjudian, Tomy Winata juga kerap dituding berada di balik sejumlah penyerangan. Terkait Peristiwa 27 Juli 1996, ia dituduh punya andil dalam penyerbuan ke kantor DPP PDI di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat. Itu lantaran pada malam sebelumnya, terjadi konsentrasi massa penentang Megawati di seputar Sudirman Central Business District. Tudingan ini dibantah Tomy.



Tomy dituduh berada di balik penyerangan kantor Himpunan Masyarakat Untuk Kemanusiaan dan Keadilan (Humanika) di Jakarta, pertengahan tahun 2002. “Kami baru mendengar tuduhan tersebut dan perlu kami jelaskan bahwa kami tidak tahu sama sekali soal itu,” ujar Tomy kepada Politikindonesia.com.



Lalu, 8 Maret 2002, dua ratusan massa yang mengaku anak buah Tomy menyerang redaksi majalah TEMPO di Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat. Ia mengaku “mengenal” mereka, tapi membantah bahwa pengerahan massa itu ia yang perintahkan. Serangan ini terkait pemberitaan TEMPO tanggal 3 Maret bahwa sang taipan telah mengajukan proposal renovasi Pasar Tanah Abang senilai Rp 53 miliar, yang terbakar dua minggu sebelumnya, tiga bulan menjelang kebakaran. Meskipun dalam berita sudah termuat bantahan Tomy, Gubernur Sutiyoso dan Direktur Utama Pasar Jaya, konglomerat itu tetap tak terima. Anak buahnya pun berunjuk rasa dan melakukan kekerasan pada tiga wartawan TEMPO, termasuk pemimpin redaksinya.


 
14.29 | 0 komentar | Read More

Dokumen Asli ! Surat - Surat Nabi Muhammad SAW Untuk Para Raja

Written By Ella on Rabu, 09 Februari 2011 | 21.59

Setelah Perjanjian Hudaibiyyah Rasulullah sholallahu ‘alaihi wasallam memiliki kesempatan untuk berdakwah yang lebih luas. Beliau mengirimkan banyak surat kepada pembesar di berbagai negeri menyeru mereka kepada Islam. Berikut ini adalah kisah tiga orang raja yang berbeda reaksinya ketika menerima surat dari Rasulullah sholallahu ‘alaihi wasallam. Perbedaan reaksi ini berakibat pada perbedaan nasib yang mereka alami.


1- Surat Nabi saw untuk Raja Negus (Penguasa Ethiopia)
 
 
Isi surat: 
 
Dari Muhammad utusan Allah untuk An-Najasyi, penguasa Abyssinia (Ethiopia).
Salam bagimu, sesungguhnya aku bersyukur kepada Allah yang tidak ada Tuhan kecuali Dia, Raja, Yang Maha Suci, Yang Maha Sejahtera, Yang Mengaruniakan keamanan, Yang Maha Memelihara, dan aku bersaksi bahwa Isa putra Maryam adalah ruh dari Allah yang diciptakan dengan kalimat Nya yang disampaikan Nya kepada Maryam yang terpilih, baik dan terpelihara. Maka ia hamil kemudian diciptakan Isa dengan tiupan ruh dari-Nya sebagaimana diciptakan Adam dari tanah dengan tangan Nya. Sesungguhnya aku mengajakmu ke jalan Allah. Dan aku telah sampaikan dan menasihatimu maka terimalah nasihatku. Dan salam bagi yang mengikuti petunjuk.


Ketika Rasulullah sholallahu ‘alaihi wasallam menulis surat kepada An-Najasyi yakni Ashhamah bin Al-Abjar dan menyerunya kepada Islam. Raja An-Najasyi mengambil surat itu, beliau lalu meletakkan ke wajahnya dan turun dari singgasana. Beliaupun masuk Islam melalui Ja’far bin Abi Tholib radiyallahu ‘anhu.


Beliau lalu mengirimkan surat kepada Rasulullah sholallahu ‘alaihi wasallam dan menyebutkan tentang keislamannya.


Raja An-Najasyi akhirnya meninggal dunia pada bulan Rajab tahun ke-9 Hijriyyah. Rasulullah sholallahu ‘alaihi wasallam memberitakan hal itu pada hari wafatnya lalu melakukan shalat ghaib untuknya. Beliau juga mengabarkan bahwa Raja An-Najasyi kelak akan masuk surga.
 
2- Surat Nabi saw untuk Raja Heraclius (Kaisar Romawi)
 
 
 
Isi surat:
 
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Dari Muhammad utusan Allah untuk Heraclius Kaisar Romawi yang agung.


Salam bagi siapa yang mengikuti petunjuk. Salain dari pada itu, sesungguhnya aku mengajak kamu untuk memeluk Islam. Masuklah kamu ke agama Islam maka kamu akan selamat dan peluklah agama Islam maka Allah memberikan pahalah bagimu dua kali dan jika kamu berpaling maka kamu akan menanggung dosa orang orang Romawi. “Katakanlah: Hai Ahli Kitab, marilah (berpegang) kepada suatu kalimat (ketetapan) yang tidak ada perselisihan antara kami dan kamu, bahwa tidak kita sembah kecuali Allah dan tidak kita persekutukan Dia dengan sesuatu pun dan tidak (pula) sebagian kita menjadikan sebagian yang lain sebagai tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah kepada mereka: “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang-orang yang berserah diri (kepada Allah)”. Al-Imron 64


Ketika Rasulullah sholallahu ‘alaihi wasallam mengirim surat kepada Kaisar Heraklius dan menyerukan kepada Islam. Pada waktu itu Kaisar sedang merayakan kemenangannya atas Negeri Persia.


Rasulullah sholallahu ‘alaihi wasallam telah mengirim Dihyah bin Khalifah Al-Kalby sebagai utusan kepada Kaisar Heraklius penguasa Kekaisaran Romawi, negara adi daya pada masa itu. Sang Kaisar pun berkeinginan untuk melakukan penelitian guna memeriksa kebenaran kenabian Rasulullah sholallahu ‘alaihi wasallam. Maka beliau memerintahkan untuk mendatangkan seseorang dari Bangsa Arab ke hadapannya.


Abu Sufyan rodhiyaullahu ‘anhu, waktu itu masih kafir, dan rombongannya segera dihadirkan di hadapan Kaisar. Beliau diminta berdiri paling depan sebagai juru bicara karena memiliki nasab yang paling dekat dengan Rasulullah sholallahu ‘alaihi wasallam. Rombongan yang lain berdiri di belakangnya sebagai saksi, sehingga beliau tidak berani berbohong. Itulah strategi Kaisar untuk mendapatkan keterangan yang valid.


Maka berlangsunglah dialog yang panjang antara Kaisar dengan Abu Sufyan rodhiyaullahu ‘anhu. Kaisar Heraklius adalah seorang yang cerdas dengan pengetahuan yang luas. (Baca: Dialog Dengan Raja Heraclius Dan Pengakuannya => Cari disitus ini menggunakan fitur pencarian Diatas)


Dengan kecerdasan dan keluasan ilmunya Kaisar bisa mengetahui kebenaran kenabian Rasulullah sholallahu ‘alaihi wasallam. Bahkan Kaisar menyatakan :
Dia (maksudnya Rasulullah sholallahu ‘alaihi wasallam) kelak akan mampu menguasai wilayah yang dipijak oleh kedua kakiku ini.” Sedang saat itu Kaisar sedang dalam perjalanan menuju Baitul Maqdis.


Kaisar lalu memuliakan Dihyah bin Khalifah Al-Kalby dengan menghadiahkan sejumlah harta dan pakaian. Kaisar memuliakan surat dari Rasulullah sholallahu ‘alaihi wasallam namun masih lebih mencintai tahtanya. Akibatnya adalah di dunia Allah Subhanahu wa Ta’ala memanjangkan kekuasaannya. Namun dia harus mempertanggungjawabkan kekafirannya di akhirat kelak.
 
3- Surat Nabi saw untuk Raja Khosrau II (Penguasa Persia)
 
 
Isi surat:
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Dari Muhammad utusan Allah untuk Khosrau, penguasa Persia yang agung.
Salam bagi orang yang mengikuti petunjuk, beriman kepada Allah dan RasulNya, dan bagi orang yang bersaksi bahwa tidak ada Tuhan kecuali Allah, Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan bagi yang bersaksi bawha Muhammad itu hamba Nya dan utusan Nya. Aku mengajakmu kepada panggilan Allah sesungguhnya aku adalah utusan Allah bagi seluruh manusia supaya aku memberi peringatan kepada orang-orang yang hidup (hatinya) dan supaya pastilah (ketetapan azab) terhadap orang-orang kafir. Peluklah agama Islam maka kamu akan selamat. Jika kamu menolak maka kamu akan menanggung dosa orang orang Majusi.


Ketika Rasulullah sholallahu ‘alaihi wasallam mengirim surat kepada Kisra Abrawaiz raja dari Negeri Persia dan menyerunya kepada Islam. Namun ketika surat itu dibacakan kepada Kisra, iapun merobeknya sambil berkata, ”Budak rendahan dari rakyatku menuliskan namanya mendahuluiku.


Ketika berita tersebut sampai kepada Rasulullah sholallahu ‘alaihi wasallam, beliaupun mengatakan, ”Semoga Allah mencabik-cabik kerajaannya.”


Doa tersebut dikabulkan. Persia akhirnya kalah dalam perang menghadapi Romawi dengan kekalahan yang menyakitkan. Kemudian iapun digulingkan oleh anaknya sendiri yakni Syirawaih. Ia dibunuh dan dirampas kekuasaannya.


Seterusnya kerajaan itu kian tercabik-cabik dan hancur sampai akhirnya ditaklukkan oleh pasukan Islam pada jaman Khalifah Umar bin Khaththab radiyallahu ‘anhu hingga tidak bisa lagi berdiri. Selain itu Kisra masih harus mempertanggung-jawabkan kekafirannya di akhirat kelak.
 
 
 
 
21.59 | 1 komentar | Read More

Sudono Salim - Indonesian Old Dragon, Pernah Menjadi Orang Terkaya Se-Asia

Written By Ella on Rabu, 02 Februari 2011 | 21.11

Sudono Salim, Lahir 10 September 1915 yang atau lebih dikenal dengan nama Liem Sioe Liong (Hokkian) / Lin Shaoliang (Mandarin)

Pengusaha yg akrab disapa dengan panggilan Om Liem ini merupakan Pendiri Salim Group. Sudomo salim dikenal luas masyarakat dekat dengan mantan Presiden ke- 2 Republik Indonesia, Soeharto. 

Sempat menduduki peringkat pertama sebagai orang terkaya di Indonesia dan Asia. Bahkan, konglomerat yang dikenal sangat dekat dengan mantan Presiden Soeharto, ini sempat masuk daftar jajaran 100 terkaya dunia. Setelah krisis ekonomi dan reformasi politik, kekayaannya menurun.



Dia pun memilih lebih lama tinggal di Singapura, setelah rumahnya Gunung Sahari Jakarta dijarah dan diobrak-abrik massa reformasi. Kerusuhan reformasi 13-14 Mei 1998, itu tampaknya membuat Oom Liem trauma tinggal di Indonesia.



Walaupun kadang kala dia masih datang ke Indonesia, tapi hampir tidak pernah lama. Semua bisnisnya di Indonesia dikendalikan oleh anaknya Anthony Salim. Di bawah kendali Anthony Salim, belakangan kerajaan bisnisnya bangkit kembali dan tak mustahil akan kembali menjadi terkuat di Indonesia.



Sabtu 10-11 September 2005, Oom Liem merayakan hari ulang tahunnya yang ke-90 di Hotel Shangri-La Singapura. Acara berlangsung khidmat dan meriah dihadiri isteri, anak, cucu, dan kerabatnya. Dia tampak sehat dan bisa melangkah dengan sempurna. Dia juga menyampaikan sambutan dengan lancar.



Perayaan itu dihadiri sekitar 2.000 orang. Kebanyakan datang dari Indonesia dan sebagian dari Hongkong, Tiongkok, dan negara-negara lain. Para undangan mendapat pelayanan sebaik mungkin. Tidak hanya penginapan di Hotel Shangri-La, tetapi juga diberi tiket pesawat pulang-pergi (PP), meski banyak yang memilih membayar tiket sendiri.



Beberapa mantan pejabat dari Indonesia tampak hadir. Di antaranya Harmoko, Akbar Tandjung, Fuad Bawazier, Bambang Soebijanto, dan Agum Gumelar. Juga beberapa pengusaha seperti Mochtar Riyadi, Prajogo Pangestu, A Guan, Ciputra, Rachman Halim, dan Bintoro Tanjung.



Pesta perayaan HUT 90 itu diadakan dua malam berturut-turut. Pada hari pertama untuk teman-teman dan relasi bisnisnya yang datang dari Indonesia dan Tiongkok. Hari kedua untuk undangan dari Singapura, Amerika, dan Eropa. Kedua acara itu, antara lain, diisi pemutaran film dokumenter Oom Liem.



Film dokumenter itu mengisahkan perjalanan hidup Oom Liem. Di mulai tahun 1938, Tiongkok dilanda Perang Dunia Kedua. Lalu, Jepang menyerbu dengan kejamnya. Ketika itu banyak pemuda Tiongkok yang ingin menghindari perang, mereka pergi ke arah selatan (Indonesia).





Pemuda Liem yang kala itu berumur 21 tahun diperankan oleh aktor memakai kaus putih dan celana panjang putih memanggul bangkelan (karung kecil dari kain) yang berwarna putih jua. Beberapa saat anak muda Liem berdiri di atas bukit menghadap ke laut. Dia menatap ke laut yang luas. Di kejauhan, dia melihat sebuah kapal kecil yang sedang berlabuh. Dia melangkah menuju kapal itu dan naik.



Setelah berlayar sekian lama, kapal itu mendarat di Surabaya. Saat itu dia berharap akan dijemput kakaknya yang sudah lebih dulu merantau ke arah selatan (nusantara). Ternyata, harapannya tidak terpenuhi.



Selama empat hari dia tertahan di pelabuhan Surabaya. Tidak makan dan tidak minum. Imigrasi di Surabaya juga tidak membolehkannya keluar dari pelabuhan.



Sampai akhirnya, kakaknya datang menjemput. Liem dibawa ke Kudus untuk memulai bekerja di perusahaan rumahan, membuat kerupuk dan tahu. Di Kudus Liem berkenalan dengan gadis asal Lasem. Gadis itu sekolah di sekolah Belanda Tionghoa. Liem melamarnya, tapi orang tua si gadis tidak mengizinkan, lantaran takut anak gadisnya akan dibawa ke Tiongkok. Kekuatiran itu timbul melihat tampang Liem yang masih totok.



Tapi, Liem tak mau menyerah. Akhirnya lamarannya diterima dan diizinkan menikah. Pesta pernikahannya, bahkan dirayakan selama 12 hari. Maklum, keluarga isterinya cukup terpandang.



Setelah menikah, Liem makin ulet bekerja dan berusaha. Usahanya berkembang. Tapi, ketika awal 1940-an, Jepang menjajah Indonesia, usahanya bangkrut. Ditambah lagi, dia mengalami kecelakaan. Mobil yang ditumpanginya masuk jurang. Seluruh temannya meninggal. Hanya Liem yang selamat, setelah tak sadarkan diri selama dua hari.



Kemudian, Liem pindah ke Jakarta. Seirama dengan masa pemerintahan dan pembangunan Orde Baru, bisnisnya pun berkembang demikian pesat. Pada tahun 1969, Oom Liem bersama Sudwikatmono, Djuhar Sutanto dan Ibrahim Risjad, yang belakangan disebut sebagai The Gang of Four, mendirikan CV Waringin Kentjana. Oom liem sebagai chairman dan Sudwikatmono sebagai CEO. Perusahaan ini bergerak di bidang perdagangan, ekspor kopi, lada, karet, tengkawang dan kopra serta mengimpor gula dan beras.



The Gang of Four ini kemudian tahun 1970 mendirikan pabrik tepung terigu PT Bogasari dengan modal pinjaman dari pemerintah. Ketika pertama berdiri, PT Bogasari berkantor di Jalan Asemka, Jakarta dengan kantor hanya seluas 100 meter.



Kemudian tahun 1975 kelompok ini mendirikan pabrik semen PT Indocement Tunggal Perkasa. Pabrik ini melejit bahkan nyaris memonopoli semen di Indonesia. Sehingga kelompok ini sempat digelari Tycoon of Cement. Setelah itu, The Gang of Four ditambah Ciputra mendirikan perusahaan real estate PT Metropolitan Development, yang membangun perumahan mewah Pondok Indah dan Kota mMandiri Bumi Serpor Damai.





Selain itu, Oom Liem juga mendirikan kerajaan bisnis bidang otomotif di bawah bendera PT Indomobil. Bahkan merambah ke bidang perbankan dengan mendirikan Bank Central Asia (BCA) bersama Mochtar Riyadi. Belakangan Mochtar Riady membangun Lippo Bank.



Ketika itu, Oom Liem pernah jadi orang terkaya di Indonesia dan Asia. Serta masuk daftar 100 orang terkaya dunia.



Namun, seirama dengan mundurnya Presiden Soeharto dan akibbat terjadi krisis moneter, bisnis dan kekayaannya pun turun. Bahkan, Oom Liem terpaksa memilih bermukim di Singapura, setelah rumahnya di Gunung Sahari dijarah massa reformasi.



Kepemilikan Salim Group meliputi PT.Indofood Sukses Makmur Tbk, PT Indomobil, Indocement, Indosiar Visual Mandiri , Kepemilikan Saham di Bank Central Asia ( 5%) , Indomaret,Indomarco dan Wings Group. 



Usahanya diteruskan anaknya yakni Anthony Salim dan menantunya Franciscus Welirang


Sumber :  http://venoryncorp.blogspot.com
21.11 | 1 komentar | Read More

Daftar Miliarder Pemilik Klub Bola Ternama

Written By Ella on Rabu, 29 Desember 2010 | 06.06

Harta sepuluh pemilik klub bola terkaya di dunia melonjak US$36 miliar dibandingkan tahun lalu. Namun, kenaikan kekayaan mereka tidak terkait dengan klub bola. Harta mereka lebih berasal dari kenaikan harga komoditas, serta pulihnya bursa saham di tingkat dunia.



Mereka adalah para taipan yang menguasai bisnis menguntungkan di dunia, mulai dari baja, media dan fashion. Mereka juga banyak berinvestasi di komoditas seperti baja, minyak dan tambang lainnya. Sebut saja misalnya Lakshmi Mittal. Kekayaan miliarder asal India ini meningkat US$9,4 miliar dari tahun lalu menjadi US$28,7 miliar.



Lantas, siapa saja mereka?

Berikut ini daftar miliarder pemilik klub bola ternama di dunia seperti ditulis Forbes.



1. Lakshmi Mittal




Lakshmi Mittal

Kekayaan: US$28,7 miliar

Klub: Queen's Park Rangers



Lakshmi adalah warga Inggris kelahiran India yang mengendalikan ArcelorMittal, produsen baja terbesar dunia dengan penjualan US$65 miliar dalam setahun. Mittal membeli 20 persen saham di Queens Park Rangers (QPR) pada 2007. Prestasi tertinggi klub ini, finalis Piala FA. Pemegang saham utama QPR, lebih dari 60 persen adalah bos Formula One, yakni Bernie Ecclestone.



2. Amancio Ortega




Amancio Ortega

Harta: US$25 miliar

Klub: Deportivo La Coruna De



Ortega, dikenal sebagai raja fashion sekaligus pendiri raksasa ritel Spanyol, Inditex dikenal sebagai salah satu orang kaya papan atas dunia. Klub bolanya juga berada di peringkat sembilan di La Liga. Dengan peringkat yang masih jauh ketimbang Real Madrid dan Barcelona, manajemen klub menekankan perlunya membangun stadion baru agar bisa kompetitif dengan para pesaing.



3. Paul Allen




Paul Allen, pendiri Microsoft

Harta: US$13,5 miliar

Klub: Seattle Sounders



Pendiri Micorsoft, Paul Allen melalui Vulcan Sports & Entertainment bergabung sebagai pemilik Seattle Sounders pada 2007. Klub bola ini juga dimiliki oleh produser film Joe Roth, pengusaha Adrian Hanauer dan Drew Carey. Sounders menyelesaikan musim pertandingan 2009 di Liga Amerika Serikat dengan meraih rekor kemenangan.



4. Roman Abramovich



Roman Abramovich dan Dasha Zhukova

Harta: US$11,2 miliar

Klub: Chelsea



Dua tahun lalu, harta Roman Abramovich penguasa komoditas Rusia sempat menurun akibat penurunan harga. Namun, tahun lalu kembali pulih seiring dengan lonjakan harga baja dunia. Namun, kondisi berbeda terjadi pada klub bola miliknya. Chelsea menderita kerugian US$73 juta tahun lalu. Meski The Blues sukses di Liga Primer sejak kedatangan Abramovich, namun keuangan Chelsea kerap mengalami kerugian.



5. Silvio Berlusconi 



Silvio Berlusconi

Harta: US$9 miliar

Klub: AC Milan



Perdana Menteri Italia, sekaligus konglomerat media ini tersengat dalam tuduhan korupsi, skandal seks hingga pernah dijahar dengan patung di kota Milan. Meski begitu, kekayaannya meningkat 20 persen tahun lalu berkah dari investasinya di Mediaset dan Mediolanum. AC Milan merupakan klub bergengsi di Italia, sekaligus dihuni oleh para pemain bintang bola dunia.



6. Francois Pinault

Harta: US$8,7 miliar

Klub: Stade Rennais (Rennes)



Francois Pinault dikenal sebagai pendiri grup PPR yang membangun merek-merek barang mewah. Sebut saja misalnya Gucci dan Balenciaga, dua merek terkenal yang berada di bawah kendali PPR. Dia menggunakan klub olahraga untuk mempromosikan produk olahraga besutan PPR, yakni Puma.



7. John Fredriksen


Harta: US$7,7 miliar

Klub: Valerenga



John Fredriksen, sosok yang begitu dikenal dalam dua sisi, sebagai raja perkapalan dan tanker minyak, sekaligus dikenal sebagai pengusaha yang menghindari pajak. Fredriksen menjadi warga negara Cyprus pada 2006 untuk menghindari pajak dari Norwegia. Fredriksen juga pernah dikabarkan menolak tawaran Roman Abramovich yang berniat membeli rumahnya di London senilai US$200 juta pada 2006.



8. Alisher Usmanov

Harta: US$7,2 miliar

Klub: Arsenal



Usmanov, namanya melambung sebagai pengusaha baja dan telekomunikasi. Selama tiga tahun dia bersaing dengan pengusaha Amerika, E. Stanley Kroenke untuk mengendalikan Arsenal. Namun, Kroenke muncul sebagai pemenang dengan memiliki 29,9 persen saham Arsenal ketimbang Usmanov yang memegang 26,3 persen. Nilai klub Arsenal tahun lalu turun 2 persen menjadi US$1,18 miliar.



9. Philip Anschutz

Harta: US$6 miliar

Klub: Los Angeles Galaxy, Houston Dynamo, Hammarby



Mewarisi perusahaan pengeboran minyak Amerika, Anschutz mengembangkan portofolio investasinya ke bursa saham, real estat, kereta api hingga bisnis hiburan. Dia dikenal sebagai pendiri Major League Soccer (MLS) di Amerika, sekaligus sebagai pemilik beberapa klub bola, seperti LA Galaxy, Chicago Fire, Houston Dynamo, hingga klub bola Swedia Hammaraby.



10. Bernard Ecclestone

Harta: US$4 miliar

Klub: Queen's Park Rangers (QPR)



Ecclestone yang dikenal sebagai Presiden dan CEO Formula One sempat menjadi gunjingan media massa dalam beberapa tahun terakhir terkait dugaan skandal seks dan anti Semitisme. Dia juga berupaya menghindari terjadinya perpecahan di Formula One setelah tim ternama seperti Ferrari mengancam hengkang. Prestasi tertinggi klub ini, finalis Piala FA. 
06.06 | 0 komentar | Read More

7 Kematian Tokoh Dunia Paling Aneh

Written By Ella on Senin, 20 Desember 2010 | 17.55

Tak ada seorang anak manusia satu pun didunia ini yang mampu menghindari kematian, semua akan mengalaminya tanpa mampu memajukannya atau memundurkannya walau satu detik, bila sang ajal menjemput maka tak seorangpun mampu menghalaunya, sudah bersiapkah untuk itu?




attila the hun 7 Kematian Tokoh Dunia Paling Aneh 




Attila The Hun Salah satu penjahat paling terkenal dalam sejarah, dikisahkan pasukan Attila telah menaklukkan seluruh Asia dengan 450 AD-dari Mongolia sampai ke tepi Kekaisaran Rusia dengan menghancurkan desa-desa dan merampasnya. Bagaimana ia meninggal: Dia mendapat mimisan di malam pernikahannya pada waktu menikah dengan seorang gadis muda bernama Ildico. Meskipun dia mempunyai reputasi yang ganas di medan perang tetapi ia cenderung sedikit sekali untuk makan dan minum. Pada malam pernikahannya, ia benar-benar menghilangkan kebiasaanya dengan makan banyak dan mabuk. Hingga saat malam harinya ia terkena mimisan tapi terlalu mabuk untuk menyadari, kemudian dia tenggelam dalam darahnya sendiri dan ditemukan tewas keesokan harinya.




Tycho Brahe 7 Kematian Tokoh Dunia Paling Aneh 


Tycho Brahe Seorang ahli astronomi Denmark ternama dari abad ke-16.
Bagaimana dia meninggal? karena tidak bisa ke kamar mandi pada saat dia membutuhkannya. Pada abad ke-16, meninggalkan meja sebelum perjamuan usai dianggap sebagai penghinaan. Brahe dikenal suka minum berlebihan dan memiliki penyakit kandung kemih, dia memperburuk keadaannya dengan minum terlalu banyak saat perjamuan. Akhirnya kandung kemihnya pun meledak dan membunuh dia perlahan-lahan secara menyakitkan selama 11 hari berikutnya.






Horace Wells 7 Kematian Tokoh Dunia Paling Aneh 



Horace Wells:



Mempelopori penggunaan anestesi di tahun 1840-an. Bagaimana ia meninggal? anestesinya digunakan untuk bunuh diri, weleh. Dikisahkan pada waktu melakukan percobaan dengan berbagai anestesi selama penelitian, Wells menjadi ketagihan akan kloroform. Pada tahun 1848 ia ditangkap untuk penyemprotan atas dua perempuan dengan asam sulfat. Dalam sebuah surat yang ia tulis dari penjara dia menyalahkan kloroform untuk masalah itu, Empat hari kemudian ia ditemukan tewas di selnya karena membius diri dengan kloroform dan mengiris paha dengan pisau cukur.
 
 
Francis Bacon 7 Kematian Tokoh Dunia Paling Aneh 



Francis Bacon:

Salah satu filsafat yang paling berpengaruh dari abad 16. Dia seorang negarawan, filsuf, penulis dan ilmuwan, ia bahkan dikabarkan telah menulis beberapa karya Shakespeare. Bagaimana ia meninggal? Dia Memasukkan salju ke ayam

Suatu sore pada tahun 1625, Bacon sedang melihat badai salju dan tersentak dengan gagasan menakjubkan bahwa salju mungkin bisa digunakan untuk mengawetkan daging seperti pengawetan dengan garam. Bertekad untuk mencari tahu, dia membeli ayam dan membunuhnya kemudian keluar dihawa yang dingin berdiri di atas salju, melakukan observasi pengawetan ayam dengan salju yang membeku. Alhasil sang ayam pun membeku bersama-sama dengan sang observator (Francis Bacon-red).




Jerome Irving Rodale 7 Kematian Tokoh Dunia Paling Aneh 



Jerome Irving Rodale:

Pendiri dari gerakan makanan organik, pencipta “Pertanian Organik dan Perkebunan” pemilik majalah dan pendiri  sebuah perusahaan besar Rodale Press.

Bagaimana ia meninggal? Pada waktu “Dick Cavett Show” yang mendiskusikan manfaat makanan organik, Rodale mengatakan sesumbarnya “Aku akan tinggal disini 100 kali kecuali aku lari ke bawah karena dikejar sopir taksi gila” hanya selang 72 kali dia muncul di Cavett Dick Show pada saat wawancara, dia terjatuh dan mati di kursinya. Penyebab kematian: serangan jantung.




Aeschylus 7 Kematian Tokoh Dunia Paling Aneh 


Aeschylus:

Seorang dramawan Yunani di tahun 500 SM. Banyak sejarawan menganggapnya sebagai ayah dari tragedi Yunani. Bagaimana ia meninggal? yaitu saat seekor burung elang menjatuhkan kura-kura di kepalanya. Dikisahkan ada burung elang yang menangkap kura-kura dan berusaha untuk memecahkan tempurungnya dengan cara menjatuhkannya ke atas batu dari ketinggian. Sang elang mungkin mengira kepala Aeschylus adalah sebuah batu (karena botak-red) dan itulah yang membuatnya meninggal akibat burung elang yang salah penyidikan icon biggrin 7 Kematian Tokoh Dunia Paling Aneh 





Jim Fixx 7 Kematian Tokoh Dunia Paling Aneh 



Jim Fixx:

Penulis terbaik dan penjual buku “Complit Book Of Running-Buku panduan jogging: kira-kira begitu icon smile 7 Kematian Tokoh Dunia Paling Aneh ” mulai menggemari jogging pada tahun 1970-an. Bagaimana ia meninggal? karena serangan jantung …. saat jogging icon sad 7 Kematian Tokoh Dunia Paling Aneh

Fixx mengunjungi Greensboro, Vermont saat ia berjalan keluar dari rumahnya untuk berjogging. Dia hanya berlari jarak pendek ketika serangan koroner terjadi. otopsi mengungkapkan bahwa salah satu koroner arteri 99% tersumbat, yang lain terhalang 80% dan yang ketiga adalah 70% tersumbat, bahwanya Fixx telah mendapatkan tiga serangan jantung lain pada minggu-minggu sebelum kematiannya.
17.55 | 0 komentar | Read More

Cristian Gonzales, Si 'Gila' Yang Taat Beragama

Written By Ella on Jumat, 17 Desember 2010 | 12.27

Ketekunan Eva Nurida Siregar Gonzales beribadah membuka jalan bagi sang suami, Cristian Gonzales, menjadi mualaf dan seorang muslim yang taat.
 


Eva bersyukur, selama bermain sepak bola, sang bomber tak pernah mengalami cedera serius. “Syukurlah, berkat doa-doa semua orang, Cristian nggak pernah cedera parah. Selama ini sakitnya cuma flu,” ungkapnya.


Ditanya mengenai kehidupan spiritual sang suami, Eva menjelaskan bagaimana lelaki bertinggi badan 177 cm mengikuti agama yang dianutnya.


“Saya nggak pernah memaksa Cristian masuk Islam. Dia sendiri yang tertarik,” sang istri mengawali. “Dia sama sekali nggak tahu Islam itu seperti apa. Tetapi dia selalu melihat setiap saya sholat, terus nanya, kenapa begitu, kenapa harus gitu.”


“Saya kemudian kasih tahu pelan-pelan, akhirnya dia ikut jadi muallaf. Dia sendiri yang mau,” ujar Eva yang mengenal Gonzales saat belajar Salsa di Cile tahun 1994 lalu.


Usaha Eva berlanjut hingga El Loco mendapat tawaran bermain di PSM Makassar tahun 2003. Di Indonesia, Cristian mulai mengenal Islam secara lebih luas dari penganutnya yang beragam, tak hanya sang istri.


Sang bomber akhirnya resmi menjadi Mualaf tak lama setelah menginjakkan kaki di Indonesia dan semakin taat sejak saat itu.


“Sekarang, setiap main saya selalu ingatkan dia baca Al Fatihah. Lucu juga dengar logatnya. Saya juga yang ajarin dia sholat,” lanjutnya.


Perkawinannya dengan Si Gila membuahkan empat orang buah hati, Amanda, Michael, Fernando`Alvaro dan Vanesa Gonzales.


“Saya bangga dengan dedikasinya terhadap sepak bola. Saya dan anak-anak selalu mendoakannya,” tutup Eva
Sumber : inilah.com
12.27 | 0 komentar | Read More

7 Tokoh yang Terbunuh oleh Karyanya Sendiri

Written By Ella on Senin, 13 Desember 2010 | 12.37

Teknologi memang bisa memberikan kemudahan. Namun bila tak hati-hati, ia juga bisa membahayakan penggunanya. Bak 'pagar makan tanaman', inovasi dan teknologi ternyata juga bisa mencelakakan, bahkan merenggut nyawa tuannya.





Akhir September lalu, Jimi Heselden, pemilik perusahaan yang memproduksi Segway, sebuah kendaraan semacam scooter yang populer di AS, tewas saat menumpangi kendaraan beroda dua itu. 


Discovery mengumpulkan kisah-kisah para penemu atau pemilik inovasi, yang tewas secara tragis oleh produk besutan mereka sendiri. Berikut ini para penemu atau pemilik inovasi yang tewas oleh inovasinya sendiri.


1. James Heselden 
Pada 26 September 2010, James Heselden, pemilik perusahaan Inggris Hesco Bastion, perusahaan yang memproduksi Segway, meninggal akibat mengendarai kendaraan roda dua itu.
Menurut saksi mata, pria berusia 62 tahun itu terjatuh dari Segway dan tergelincir ke dalam jurang berkedalaman 30 kaki, hingga akhirnya jasad dan Segway-nya ditemukan di sungai, di dekat kediamannya di West Yorkshire, Inggris.






Ironisnya, kecelakaan tragis ini cuma selang sehari sebelum pengumuman sebuah riset yang mengungkapkan peningkatan angka kasus cidera akibat kecelakaan Segway, yang mayoritas korbannya adalah para pengendara Segway baru yang belum berpengalaman.


2. Harry Houdini




Siapa tak kenal dengan pesulap kondang ini. Harry Houdini, bukanlah pesulap yang menggunakan metoda tradisional. Ia terkenal dengan berbagai trik jenius yang ia ciptakan. Namun, ternyata Houdini meninggal akibat penyakit usus buntu gara-gara memamerkan trik fisik kepada penggemarnya.
Sebelum memulai sebuah pertunjukan, dikabarkan dua orang mahasiswa meminta Houdini untuk memperagakan trik kekuatan fisik, yakni menyerap pukulan-pukulan yang dilayangkan pada tubuh bagian atasnya tanpa terluka.




Karena menuruti permintaan itu, penyakit usus buntu yang telah diidap Houdini makin meradang dan bertambah parah. Pada 31 Oktober 1926, Houdini yang saat itu berusia 52 tahun, meninggal akibat operasi usus buntunya gagal. Houdini dikubur dibaringkan pada kotak tempat ia biasanya mempertontonkan trik ilusi terkenalnya: "buried alive (dikubur hidup-hidup)".


3. Marie Curie
Berkat penemuannya, Marie Curie menjadi wanita pemenang penghargaan Nobel pertama sekaligus menjadi orang pertama yang memenangkan dua penghargaan Nobel sekaligus. Namun, Curie juga merupakan korban dari penemuan dan eksperimennya sendiri: unsur radioaktif.
Marie menemukan dua unsur radioaktif radium dan polonium. Ia giat sekali menggunakan radon, gas yang dihasilkan oleh unsur radium, untuk penyembuhan penyakit bagi para serdadu yang terluka pada perang dunia pertama.




Belakangan, baru diketahui bahwa radon memiliki sisi yang mematikan. Setelah sekian lama berinteraksi dengan unsur mematikan itu, perlahan kesehatannya terus menurun. Akhirnya Curie meninggak pada 4 Juli 1934, di usia ke-66 tahun.
Ia meninggal akibat anemia aplastic, sebuah kondisi di mana sumsum tulang tidak lagi memproduksi sel darah yang baru. Hari ini dunia medis mencatatnya sebagai akibat dari paparan radiasi.










4. Thomas Andrews
Thomas Andrews adalah salah seorang arsitek kapal Titanic, asal Irlandia yang saat itu berusia 39 tahun. Sebagai seorang pembuat kapal yang bertugas mengawal kapal besutannya, Andrews turut dalam perjalanan perdana Titanic.





Pada 15 April 1912, akhirnya, sampai akhir hayatnya, Thomas pun 'mengiringi' ajal kapal besar itu bersama para penumpang lainnya.





5. Horace Lawson Hunley
Hunley adalah seorang legislator, pengacara, sekaligus insinyur marinirbagi tentara konfederasi AS. Dan penemuan terkenalnya adalah: kapal selam, yang digunakan pada perang saudara Amerika Serikat. 




Namun, saat itu penemuan Hunley memang belum memiliki standar pengamanan yang cukup bagi manusia. Lima dari sembilan anak buah kapal selam saat itu, meninggal pada misi penyelaman perdana. 
Pada 15 Oktober 1863, Hunley sendiri pada akhirnya turut ambil bagian pada ujicoba kedua, yakni dengan misi penyerangan terhadap pemblokiran kelompok Union di Charleston Harbour. Pada ujicoba kedua ini, semua kru kapal selam termasuk Hunley yang saat itu berusia 40 tahun, meninggal. 
Tentara-tentara konfederasi berhasil mengambil bangkai kapal selam dan memperbaiki kapal selam ini. Pada ujicoba ketiga, akhirnya kapal selam berhasil menenggelamkan sebuah kapal milik Union. 
Sayangnya, keberhasilan itu tak dapat dirayakan oleh para kru, mengingat pada akhirnya kapal selam itu tiba-tiba tenggelam bersama seluruh krunya. Setelah hilang selama 132 tahun, akhirnya jenazah Hunley ditemukan di dasar Samudra Atlantik, di dekat Charleston Harbour.


6. Alexander Bogdanov
Tak banyak yang mengenal nama ini. Namun, temuannya sangat penting bagi dunia kedokteran: transfusi darah. Bogdanov, yang juga seorang ekonom, profesor, dokter, dan pendiri Bolshevisme, mencoba untuk menyediakan transfusi darah secara terus menerus.
Pada 1928, Bogdanov berhasil mengujikan alat transfusi ini pada dirinya hingga 11 kantung. Namun, yang ke 12 ternyata fatal, Bogdanov kemudian meninggal. Para peneliti terbelah mengenai penyebab meninggalnya ilmuwan 55 tahun itu. Ada yang mengatakan ia terkena penyakit infeksi darah, inkompatibitas jenis darah, atau bahkan bunuh diri.


7. William Bullock
William Bullock adalah pria kelahiran New York, tahun 1813, yang menemukan alat press cetak putar. Alat ini bekerja mengepres dengan memutar rol kertas secara kontinyu.
Kisah legenda yang berkembang, kemudian menyebutkan Bullock secara tak sengaja tubuhnya tertarik oleh putaran mesin. Kakinya luka oleh mesin ini. Belakangan pria yang saat itu berusia 54 tahun itu, mengalami infeksi dan tak lama kemudian ia meninggal dengan kakinya yang telah membusuk.








12.37 | 1 komentar | Read More
 
berita unik