Welcome Guys

Pengikut

Diberdayakan oleh Blogger.

Masjid Inuvik, Masjid Pertama di Kutub Utara

Written By Ella on Jumat, 12 November 2010 | 21.33

Masjid Inuvik merupakan Masjid pertama yang berdiri di kawasan paling utara Kanada yang masuk dalam wilayah Kutub Utara, setelah hampir satu abad Islam berkembang disana, Masjid ini adalah merupakan Masjid pertama yang didirikan di wilayah kota Thompson.


Berdirinya Masjid ini tidak terlepas dari upaya gigih sebuah badan amal Muslim Manitoba, Kutub Utara, The Zubaidah Tallab Foundation.  
Masjid pertama di kutub utara, Kanada, ini  resmi dibuka Rabu (10/11). Masjid tersebut tiba di kota kecil itu bulan lalu, setelah menempuh perjalanan 4.000 kilometer (2.485 mil) melintasi daratan dan sungai.
Jumlah kaum Muslim di kota berpenduduk sekitar 4.000 jiwa di wilayah barat laut Kanada itu terus berkembang dalam beberapa tahun terakhir menjadi sekitar 80 orang.



Selama ini, sebuah trailer dengan kontainer seluas 14 kaki persegi difungsikan sebagai masjid, namun makin lama makin tak bisa mengakomodasi seluruh jamaah.

 
Masjid baru yang dijuluki 'little mosque on the tundra' oleh media Kanada itu, menawarkan ruang utama dengan karpet merah, dapur dan perpustakaan.



Selain difungsikan sebagai tempat ibadah, masjid ini juga bisa dimanfaatkan sebagai gedung pertemuan warga dengan daya tampung hingga 3.500 orang. Kaum Muslim di kutub utara adalah imigran Sudan, Libanon, dan Mesir yang pindah ke Kanada untuk mencari pekerjaan dan kesempatan ekonomi.


Semoga dengan berdirinya Masjid ini, akan menjadi tonggak baru akan syiar dakwah Islam di wilayah Kutub Utara.


 
21.33 | 5 komentar | Read More

Sukses adalah Perjalanan

Banyak orang yang membicarakan dan mengejar sukses, namun apakah kita tahu apakah pengertian sukses itu sendiri  ? ada yang bilang bahwa sukses adalah kalau saya sudah punya rumah, mobil, dan keluarga yang bahagia. Ada pula yang mengatakan bahwa sukses adalah kalau saya berhasil mencapai apa yang menjadi cita-cita saya.
Begitu banyak kesuksesan yang diraih, namun sejatinya kesuksesan ternyata bukanlah suatu tujuan, namun kesuksesan adalah sebuah perjalanan.

Jika seorang siswa SD yang telah lulus Ujian Nasional dengan nilai yang baik, tentu bolehlah kita mengatakan bahwa dia telah sukses. Namun apakah kemudian dia akan berhenti hanya sampai disitu, satu kesuksesan

ternyata adalah serangkaian perjalanan yang harus ditempuh. Ya..sukses karena telah lulus SD diikuti kemudian keinginan untuk sukses di terima di SMP favorit misalnya, dan terus berlanjut hingga kesuksesan-kesuksesan lain yang akan dicapai dalam hidupnya.
Kesuksesan adalah tangga bagi seseorang untuk mencapai kesuksesan berikutnya. Dalam bahasa agama, prinsip ini telah tercantum dalam Al-Qur'an ( 94 : 7) : "Faidza Faraghta Fanshab" (maka, apabila kamu telah selesai mengerjakan suatu pekerjaan, segera kerjakan pekerjaan berikutnya)


Dan bagi seorang muslim, puncak dari kesuksesan hidup adalah jika kita meraih  Keridhoan-Nya dan masuk ke Surga-Nya. 


20.41 | 0 komentar | Read More

Pengawasan Allah

Written By Ella on Rabu, 10 November 2010 | 21.31

Seorang sufi memanggil beberapa muridnya dan berkata, "Di kandang ada lima ekor ayam. Kamu berlima, ambillah setiap seorang satu ekor ayam dan sembelihlah di tempat yang tidak mungkin di lihat siapapun."
Kelima murid tersebut menurut saja dengan apa yang dikatakan gurunya, meskipun di dalam hati mereka bertanya-tanya untuk apa mereka harus memotong lima ekor ayam di tempat yang tersembunyi.

Tidak berapa lama kemudian, kelima muridnya kembali kepada gurunya dengan membawa lima ekor ayam

yang telah di sembelih, kecuali satu muridnya yang termuda yang membawa ayamnya masih dalam keadaan segar bugar belum di sembelih.



Sang gurupun lalu bertanya dengan keras, "Mengapa tak kau turuti perintahku ?"


Dengan wajah keheranan si murid tersebut berkata, "Saya telah mematuhi perintah guru dengan tidak memotong hewan tersebut, apakah saya salah dengar ?"


"Bukankah kau kusuruh untuk memotong hewan tersebut di tempat yang tidak diketahui siapaun ?", kata sang guru.


Lalu si murid menjawab, "Itulah permasalahannya guru, saya sudah mencari-cari ke segala penjuru, namun tidak ada sejengkalpun di dunia ini yang tersembunyi dari pengawasan Allah. Karena itu saya tidak berani menyembelih ayam ini lantaran Allah pasti mengetahui perbuatan saya, guru."


Sang guru pun mengangguk-angguk gembira, karena muridnya yang satu ini telah memahami makna muraqobah yang sebenarnya. Yang berarti bahwa pengawasan Allah akan selalu melingkupi setiap perbuatan makhluk-Nya.


21.31 | 7 komentar | Read More
 
berita unik