Welcome Guys

Pengikut

Diberdayakan oleh Blogger.
Tampilkan postingan dengan label Kisah Sufi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kisah Sufi. Tampilkan semua postingan

Pengawasan Allah

Written By Ella on Rabu, 10 November 2010 | 21.31

Seorang sufi memanggil beberapa muridnya dan berkata, "Di kandang ada lima ekor ayam. Kamu berlima, ambillah setiap seorang satu ekor ayam dan sembelihlah di tempat yang tidak mungkin di lihat siapapun."
Kelima murid tersebut menurut saja dengan apa yang dikatakan gurunya, meskipun di dalam hati mereka bertanya-tanya untuk apa mereka harus memotong lima ekor ayam di tempat yang tersembunyi.

Tidak berapa lama kemudian, kelima muridnya kembali kepada gurunya dengan membawa lima ekor ayam

yang telah di sembelih, kecuali satu muridnya yang termuda yang membawa ayamnya masih dalam keadaan segar bugar belum di sembelih.



Sang gurupun lalu bertanya dengan keras, "Mengapa tak kau turuti perintahku ?"


Dengan wajah keheranan si murid tersebut berkata, "Saya telah mematuhi perintah guru dengan tidak memotong hewan tersebut, apakah saya salah dengar ?"


"Bukankah kau kusuruh untuk memotong hewan tersebut di tempat yang tidak diketahui siapaun ?", kata sang guru.


Lalu si murid menjawab, "Itulah permasalahannya guru, saya sudah mencari-cari ke segala penjuru, namun tidak ada sejengkalpun di dunia ini yang tersembunyi dari pengawasan Allah. Karena itu saya tidak berani menyembelih ayam ini lantaran Allah pasti mengetahui perbuatan saya, guru."


Sang guru pun mengangguk-angguk gembira, karena muridnya yang satu ini telah memahami makna muraqobah yang sebenarnya. Yang berarti bahwa pengawasan Allah akan selalu melingkupi setiap perbuatan makhluk-Nya.


21.31 | 7 komentar | Read More

Percakapan Imam Ghazali dengan Muridnya

Written By Ella on Rabu, 03 November 2010 | 09.05

Pasti sudah banyak yang mendengar tentang nasehat Imam Ghazali ini kepada para muridnya. Saya kutip di sini percakapannya untuk merefresh kembali, dan mengambil hikmahnya:

Imam Ghazali = “Apakah yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini ?”

Murid 1 = “Orang tua“

Murid 2 = “Guru“

Murid 3 = “Teman“

Murid 4 = “Kaum kerabat“



Imam Ghazali = “Semua jawapan itu benar. Tetapi yang paling dekat dengan kita ialah MATI. Sebab itu janji Allah bahwa setiap yang bernyawa pasti akan mati” ( Surah Ali-Imran :185).





Imam Ghazali = “Apa yang paling jauh dari kita di dunia ini ?”

Murid 1 = “Negeri Cina“

Murid 2 = “Bulan“

Murid 3 = “Matahari“

Murid 4 = “Bintang-bintang“

Iman Ghazali = “Semua jawaban itu benar. Tetapi yang paling benar adalah MASA LALU. Bagaimanapun kita, apapun kendaraan kita, tetap kita tidak akan dapat kembali ke masa yang lalu. Oleh sebab itu kita harus menjaga hari ini, hari esok dan hari-hari yang akan datang dengan perbuatan yang sesuai dengan ajaran Agama“.



Iman Ghazali = “Apa yang paling besar di dunia ini ?“

Murid 1 = “Gunung“

Murid 2 = “Matahari“

Murid 3 = “Bumi“

Imam Ghazali = “Semua jawaban itu benar, tapi yang besar sekali adalah HAWA NAFSU (Surah Al A’raf: 179). Maka kita harus hati-hati dengan nafsu kita, jangan sampai nafsu kita membawa ke neraka.”



Imam Ghazali= “Apa yang paling berat didunia?“

Murid 1 = “Baja“

Murid 2 = “Besi“

Murid 3 = “Gajah“

Imam Ghazali = “Semua itu benar, tapi yang paling berat adalah MEMEGANG AMANAH (Surah Al-Azab : 72 ). Tumbuh-tumbuhan, binatang, gunung, dan malaikat semua tidak mampu ketika Allah SWT meminta mereka menjadi khalifah pemimpin di dunia ini. Tetapi manusia dengan sombongnya berebut-rebut menyanggupi permintaan Allah SWT sehingga banyak manusia masuk ke neraka kerana gagal memegang amanah.”



Imam Ghazali = “Apa yang paling ringan di dunia ini ?”

Murid 1 = “Kapas“

Murid 2 = “Angin“

Murid 3 = “Debu“

Murid 4 = “Daun-daun“

Imam Ghazali = “Semua jawaban kamu itu benar, tapi yang paling ringan sekali didunia ini adalah MENINGGALKAN SOLAT. Gara-gara pekerjaan kita atau urusan dunia, kita tinggalkan solat “

Imam Ghazali = “Apa yang paling tajam sekali di dunia ini?”

Murid- Murid dengan serentak menjawab = “Pedang “

Imam Ghazali = “Itu benar, tapi yang paling tajam sekali didunia ini adalah LIDAH MANUSIA. Kerana melalui lidah, manusia dengan mudahnya menyakiti hati dan melukai perasaan saudaranya sendiri “

Hikmah:

  • Perbanyak ibadah sesungguhnya kematian adalah dekat.

  • Pergunakan waktu sebaik mungkin karena kita tidak dapat mengulang masa lalu.

  • Berhati-hati dengan hawa nafsu, jangan sampai nafsu kita membawa ke neraka.

  • Tunaikan selalu amanah. Ingat bahwa manusia dan jin diciptakan adalah untuk beribadah kepada Allah semata.

  • Dalam kesibukan apapun, jangan tinggalkan shalat.

  • Berhati-hati dengan ucapan kita, karena melalui lidah kita mudah untuk menyinggung/ melukai hati saudara kita.

09.05 | 0 komentar | Read More
 
berita unik